Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kaulinan Budak sampai Tandur, Melihat Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional di Sukabumi

Desi Rossilawati
Minggu, 27 Juli 2025 | 20:32 WIB
Bagikan
Kaulinan Budak sampai Tandur, Melihat Kemeriahan Peringatan Hari Anak Nasional di Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Ratusan anak mengikuti kegiatan peringatan hari anak nasional tingkat Kabupaten Sukabumi di Desa Wisata Kampung Raden, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (27/7/2025). Event itu diisi beragam kegiatan seperti permainan tradisional atau disebut kaulinan budak lembur, beragam penampilan kreativitas seni, membuat cingcau, melukis caping, kemudian menangkap ikan di kolam atau ngubek kulah, anak juga diajari cara menanam padi atau tandur. Anak-anak yang mengikuti acara memakai pakaian adat sunda yakni pangsi untuk pria dan kebaya bagi perempuan. Para anak terlihat antusias mengikuti beragam kegiatan, mereka pun tampil dengan percaya diri ketika menjadi peserta kreativitas seni. Acara ini dibuka oleh Bupati Sukabumi Asep Japar yang hadir didampingi beberapa kepala OPD dan dinas. Dilokasi kegiatan juga terdapat sejumlah stand dari Disdukcapil yang melayani keadminstrasian penduduk kemudian dinas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan gratis dan dinas arsip dan perpusatakaan yang membuka stand story tealing. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi juga mengedukasi masyarakat tentang stop perkawinan anak, tentang waspada kekerasan seksual hingga Bullying. DP3A Kabupaten Sukabumi juga membuka konsultasi masalah perempuan dan anak. Sebab yang hadir bukan hanya anak-anak, tapi para orang tua. "Maksud dan tujuan dari kegiatan ini yang pertama memberikan penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa, kemudian tujuannya meningkatkan kesejahteaan anak anak, kualitas anak dan mewujudkan perlindungan anak," ujar kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Eki Radiana. Untuk diketahui Kampung Raden yang menjadi lokasi pelaksaan kegiatan merupakan desa wisata berkonsep agrowisata, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang indah. Pengunjung yang datang juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru dan menarik di sini. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.