Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kata Polisi Soal Suami Istri di Sukabumi Ditemukan Meninggal dalam Rumah

Desi Rossilawati
Minggu, 1 Juni 2025 | 20:13 WIB
Bagikan
Kata Polisi Soal Suami Istri di Sukabumi Ditemukan Meninggal dalam Rumah
VISI.NEWS | SUKABUMI - Suasana tenang di Kampung Sukabakti RT 04/09, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger dengan kejadian pasangan suami istri ditemukan tidak bernyawa di rumahnya, Sabtu (31/5/2025). Pasutri bernama Ata (79) dan Emis (74) itu ditemukan meninggal dunia di ruangan berbeda. Ata tergeletak di dapur sedangkan Emis di atas kasur di kamarnya. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono menuturkan kejadian ini diketahui oleh tetangganya, Juju pada pukul 11.00 WIB. Saat itu Juju akan mengambil air ke rumah Ata namun rumah masih dalam keadaan terkunci dan lampu rumah masih menyala Karena merasa penasaran Juju memberitahu saksi lainnya, Teti selanjutnya keduanya kembali ke rumah Ata. Disana, Teti mengintip melalui celah di bilik kamar dan melihat Emis dalam keadaan terlentang namun tidak merespon ketika dipanggil, sehingga saksi dibantu oleh warga mendobrak pintu rumah tersebut. “Ketika masuk ke dalam rumah di ketahui bahwa Emis sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar, kemudian Ata berada di dapur dalam keadaan terlentang dan tidak bernyawa, kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat untuk ditindaklanjuti,” kata Hartono. Hartono menyatakan bahwa pasutri itu mengalami darah tinggi dan pernah menerima layanan kesehatan dari dokter. Hal itu diketahui setelah polisi meminta keterangan anak pasutri tersebut. “Keduanya adalah lansia yang sakit darah tinggi menahun, karena lansia pernah menerima layanan kesehatan berupa visit dokter secara periodik dengan kondisi kesehatan memiliki hipertensi dan diberikan obat,” ujarnya. Jenazah pasangan suami istri telah dimakamkan di TPU setempat. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.