Kata Bupati Sukabumi Soal Harga Daging Ayam Naik: Kebutuhan Bersaing dengan MBG
VISI.NEWS | SUKABUMI - Bupati Sukabumi, Asep Japar, melakukan pemantauan harga dan persediaan bahan pokok di Pasar Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026).
Asep menyatakan sejumlah komoditas menjadi perhatian mengingat bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. Komoditas itu meliputi daging ayam ras potong, minyak goreng, dan beras. Dari hasil pantauan di lapangan, harga daging ayam tercatat mengalami kenaikan hingga mencapai Rp45 ribu per kilogram.
"Kami melihat ada kenaikan pada beberapa komoditas, terutama daging ayam. Ini menjadi perhatian serius karena menjelang Ramadan biasanya permintaan meningkat," ujar Asep.
Menurutnya, kenaikan harga ayam dipicu meningkatnya kebutuhan pasar, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga terjadi persaingan pasokan di tingkat distributor. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan ayam di pasaran berkurang dan berdampak pada lonjakan harga.
"Hari ini kebutuhan ayam bersaing dengan kebutuhan MBG, sehingga terjadi kelangkaan pasokan. Ketika permintaan naik dan stok terbatas, harga pun ikut terdorong," jelasnya.
Selain ayam, Asep juga menyoroti harga minyak goreng dan beras yang relatif masih dalam batas wajar, meski menunjukkan kecenderungan fluktuatif. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Perum Bulog, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.
"Kami akan melakukan langkah koordinatif, termasuk dengan Bulog dan distributor, agar tidak terjadi kenaikan signifikan menjelang puasa dan Lebaran. Mudah-mudahan harga bisa tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani," pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!