Kata BNPB Soal Harga BBM Eceran Melonjak Imbas Bencana di Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan longsor dan banjir membuat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual secara eceran di daerah pelosok Sukabumi melonjak hingga Rp 25 ribu per liter.
“Dilaporkan masyarakat kemarin bahwa untuk daerah-daerah yang agak lebih masuk mereka tidak membeli BBM DI SPBU. Mereka membeli BBM di pertamini atau stasiun pengisian yang lebih kecil ini stoknya sudah sangat tipis bahkan sudah habis, sehingga di stasiun-stasiun pengisian yang dikelola masyarakat ini harga BBM melonjak bahkan sampai Rp 25 ribu,” ujar Muhari dalam ‘Disaster Brefing’ yang diikuti di Sukabumi, Senin (9/12/2024).
Padahal Pertamina telah mengerahkan 15 mobil tangki yang masing-masing berkapasitas 5 ribu liter BBM untuk memasok SPBU-SPBU yang tersebar di wilayah selatan Sukabumi.
“Kita menyarankan mungkin agak sedikit lebih jauh masyarakat bisa membeli BBM di SPBU-SPBU Pertamina itu sudah terisi dengan 15 truk tangki kali 5 ribu liter. Kapasitas truk tangki Pertamina ini rata-rata 8 ribu liter, tapi sengaja dikurangi karena meningkat kondisi jalan yang belum sempurna, masih ada tanah bergerak,” katanya.
Untuk listrik, di beberapa daerah di selatan Kabupaten Sukabumi masih ada yang padam karena tiangnya roboh.
Lebih lanjut Muhari menyatakan kendaraan roda dua dimaksimalkan untuk pendistribusian logistik ke daerah-daerah pelosok yang belum bisa diakses oleh kendaraan roda empat akibat dampak bencana.
“Selama proses perbaikan masih dilakukan maka distribusi logistik menggunakan kendaraan roda dua ini akan terus kita lakukan,” ujarnya.@andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!