Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kasus Tawuran di Lapang Merdeka Sukabumi, Pelajar yang Diamankan Wajib Lapor

Desi Rossilawati
Selasa, 21 Januari 2025 | 16:33 WIB
Bagikan
Kasus Tawuran di Lapang Merdeka Sukabumi, Pelajar yang Diamankan Wajib Lapor
VISI.NEWS | SUKABUMI - Satu orang pelajar yang diamankan polisi karena terlibat tawuran di Lapang Merdeka Kota Sukabumi telah dijemput orang tuanya. Pelajar tersebut dikenakan wajib lapor. "Tadi malam orang tuanya datang ke Polres Sukabumi Kota memohon untuk dilakukan pengobatan karena mengalami luka lebam di bagian tangan dan kakinya, kemudian karena dia masih berusia di bawah umur makanya kita izinkan orang tua membawa pulang untuk berobat, namun kita tetap kenakan wajib lapor," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun, Selasa (21/1/2025). Tawuran pelajar dari dua sekolah SMK swasta tersebut terjadi di Lapang Merdeka, Senin (20/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam video yang beredar di media sosial terlihat para pelajar itu saling kejar. Nampak seorang pelajar membawa senjata tajam berupa celurit namun ukurannya besar. Ada juga pelajar lain yang membawa galah bambu. Bagus menyatakan terkait senjata tajam dan alat lainnya yang dipakai untuk tawuran tidak ditemukan. Diduga senjata tajam itu dibawa oleh pelajar yang berhasil melarikan diri ketika dikejar polisi. "Kalau pelajar yang diamankan itu tidak membawa senjata tajam," kata Bagus. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, polisi telah mengidentifikasi pelajar yang terlibat tawuran. Untuk motif melakukan tawuran tersebut masih dalam pendalaman. "Terkait kejadian tersebut, rencananya pada hari Senin depan Polres Sukabumi akan mengundang pihak sekolah serta orang tua siswa agar adanya efek jera. Sebab beberapa kejadian tawuran di Lapngan Merdeka, pelajar sekolah itu itu saja yang melakukannya," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.