Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kasus Kematian Juru Parkir di Sukabumi, RSUD Temukan Luka Serius pada Tubuh Korban

Desi Rossilawati
Kamis, 4 September 2025 | 14:30 WIB
Bagikan
Kasus Kematian Juru Parkir di Sukabumi, RSUD Temukan Luka Serius pada Tubuh Korban

VISI.NEWS | SUKABUMI - Misteri kematian AR alias Babeh (56), seorang juru parkir hotel dan kafe yang ditemukan tewas di got dekat rumahnya, masih menyisakan tanda tanya besar. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi mengungkapkan kondisi korban saat pertama kali dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), dikutip dari laman detikjabar.

Dokter IGD sekaligus Humas RSUD, dr Irfan, mengatakan korban dibawa ke rumah sakit pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 06.00 WIB oleh pihak kepolisian bersama keluarga. Namun, saat tiba di IGD, kondisi korban sudah sangat kritis.

“Datang memang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Saat dicek oleh dokter IGD dan perawat, tidak ditemukan nadi maupun napas. Rekam jantung menunjukkan irama tidak beraturan,” jelas Irfan dikutip dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).

Tim medis sempat berupaya melakukan resusitasi jantung paru (RJP) berulang kali. Namun, sekitar pukul 06.16 WIB korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Dari pemeriksaan luar, tim medis menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Polisi kemudian meminta dilakukan visum di instalasi forensik RSUD.

Hasil visum luar menunjukkan adanya luka di kepala, lebam besar di mata kanan, serta cairan bercampur darah keluar dari telinga. Di dahi dan kepala terdapat luka lecet, begitu juga di dada dan lutut,” ungkap Irfan.

Ia menduga, korban mengalami pendarahan di beberapa bagian tubuh.

“Ada kemungkinan pendarahan di dalam kepala. Hal itu dibuktikan juga dengan adanya pendarahan di telinga. Selain itu, ditemukan patah tulang di bagian trafikula,” jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.