Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kapasitas Otak Kita Ternyata Jauh Lebih Besar dari yang Dikira

Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 01:20 WIB
Bagikan
Kapasitas Otak Kita Ternyata Jauh Lebih Besar dari yang Dikira
VISI.NEWS | BANDUNG - Pernahkah Anda merasa otak 'penuh' dan sulit mengingat hal baru? Ternyata, menurut sains, otak manusia sebenarnya memiliki kapasitas penyimpanan yang luar biasa besar, bahkan jauh melampaui yang selama ini diperkirakan. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada April 2024 mengungkap bahwa kapasitas otak manusia bisa 10 kali lebih besar dari estimasi sebelumnya. Dalam sistem seperti komputer, otak menyimpan informasi melalui 'bit' yang bekerja di antara koneksi saraf bernama sinapsis. Di sinilah memori terbentuk, diperkuat, atau melemah tergantung aktivitas neuron. Proses ini dikenal sebagai plastisitas sinaptik. Diperkirakan otak manusia mampu menyimpan hingga 2,5 petabyte data, setara dengan sekitar 1 juta gigabyte. Angka ini membuat kapasitas otak manusia jauh mengungguli perangkat elektronik mana pun. Namun berbeda dengan komputer, otak tidak menyimpan informasi dalam bentuk tetap. Memori di otak bersifat dinamis dan terus berubah sesuai dengan pengalaman serta kondisi tubuh. Ketika kita lupa, bukan berarti otak kita penuh, melainkan karena koneksi saraf yang berkaitan dengan memori tersebut menjadi lemah atau terputus. Bahkan saat kita merasa 'mentok,' otak sebenarnya sedang menyusun ulang informasi dan terus beradaptasi. Beberapa hal yang memengaruhi kemampuan memori di antaranya adalah usia, tingkat stres, serta gaya hidup. Stres, misalnya, bisa menghasilkan hormon yang mengganggu kerja otak. Sebaliknya, olahraga, tidur cukup, dan pola makan sehat akan membantu otak tetap tajam. Otak manusia tidak akan pernah ‘penuh’. Ia dirancang untuk terus belajar, menyesuaikan diri, dan mengatur ulang memori seumur hidup kita. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.