Kang DS Ingatkan Generasi Penerus Bangsa untuk Menghindari Penyalahgunaan Narkoba

ED
Senin, 3 Juni 2024 | 11:01 WIB
Bagikan
Kang DS Ingatkan Generasi Penerus Bangsa untuk Menghindari Penyalahgunaan Narkoba

VISI.NEWS | KATAPANG - Bupati Bandung, HM Dadang Supriatna, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya upacara bersama para siswa dan siswi serta tenaga pengajar di lingkungan SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (3/6/2025).

Pada kesempatan upacara tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung turut hadir. "Ini sebagai wujud komitmen kita bersama dalam mendorong terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera (BEDAS)," kata Bupati Bandung saat menjadi Pembina Upacara di SMKN 1 Katapang.

Dadang menyoroti pentingnya generasi muda untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai modal untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). "Generasi Z tentunya, berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan penetrasi internet tertinggi di Indonesia berada di kelompok usia 13-18 tahun. Hampir seluruhnya, yaitu 99,16 persen," ujarnya.

Bupati berharap generasi muda mampu berkontribusi dalam peningkatan dan kemajuan pembangunan di daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu, ia mengingatkan para siswa/i untuk menjaga pola hidup sehat, menjaga lingkungan, dan rajin berolahraga. "Hindari penyalahgunaan narkoba. Karena dengan SDM yang sehat dan berkualitas, baik fisik maupun mental, proses peningkatan pembangunan akan terwujud," tegasnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, juga mengimbau masyarakat untuk menghindari perkawinan di bawah umur karena sangat berisiko terhadap ibu dan calon bayi yang akan dilahirkan. "Edukasi terhadap para remaja untuk tetap menjaga kesehatan reproduksi sangat penting. Perkawinan dini bisa menjadi salah satu penyebab stunting atau gagal tumbuh pada bayi yang dilahirkan," ujarnya.

Dadang menegaskan bahwa komitmen orang tua, para pengajar, dan pendidikan agama yang kuat adalah kunci dalam upaya pencegahan pernikahan dini. Ia juga mengingatkan para siswa/i untuk terus belajar, hormat terhadap orang tua dan guru, serta saling mengingatkan satu sama lain mengenai hal-hal yang membahayakan atau merugikan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.