Kang DS Gelar Gerakan Pangan Murah dan Santuni 1.063 Anak Yatim di Sapan Desa Tegalluar

Desi Rossilawati
Jumat, 6 Maret 2026 | 14:33 WIB
Bagikan
Kang DS Gelar Gerakan Pangan Murah dan Santuni 1.063 Anak Yatim di Sapan Desa Tegalluar

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah atau GPM di Masjid Al Syifa Sapan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jumat (6/3/2026).

Gerakan pangan murah yang diinisiasi oleh Pemkab Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung serta bekerja sama dengan sejumlah mitra usaha penyedia atau produsen kebutuhan pangan ini disambut antusias oleh ratusan hingga ribuan warga dari 14 RW di Desa Tegalluar tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama dan Plt. Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugrah hadir langsung pada pelaksanaan gerakan pangan murah tersebut.

Bupati Bandung pun meninjau langsung antusias warga masyarakat yang berburu kebutuhan pokok pangan untuk persediaan di bulan suci Ramadan 1447 ini. Masyarakat juga terlihat senang dan bahagia karena bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih murah dan terjangkau dari harga pasar.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan kegiatan gerakan pangan murah yang dilaksanakan di Masjid Al Syifa Sapan itu, pemerintah kepada para penerima manfaat memberikan diskon Rp20 ribu/kupon setiap pembelian bahan kebutuhan pokok.

"Kita menyiapkan hampir 2.500 paket yang diberikan untuk warga masyarakat Desa Tegalluar dan sekitarnya. Melalui kegiatan gerakan pangan murah ini semoga bisa membantu program ataupun kebutuhan masyarakat terutama sembilan bahan pokok yang saat ini sangat dibutuhkan," kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna di sela-sela kegiatan gerakan pangan murah dan pemberian santunan kepada anak yatim di Sapan.

Kang DS mengatakan kegiatan gerakan pangan murah ini terus dilakukan untuk bisa menjaga inflasi di wilayah Kabupaten Bandung, dan bukan hanya di Kecamatan Bojongsoang saja.

"Tetapi gerakan pangan murah ini disebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bandung," katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.