Kampung Siaga Bandung Diperluas, Fokus ke Zona Rawan Patahan Lembang
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 12 Mei 2025 | 19:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat sistem pertahanan bencana di level komunitas dengan menambah dua Kampung Siaga Bencana (KSB) baru tahun ini. Kali ini giliran Kecamatan Sukasari dan Cidadap yang menjadi prioritas, menambah daftar dari dua KSB sebelumnya di Ujungberung dan Mandala Jati.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, penambahan ini bukan tanpa alasan. Pemkot menggunakan hasil kajian dari ITB yang menunjukkan Sukasari dan Cidadap berada di zona berisiko tinggi, terutama karena kedekatannya dengan patahan Lembang dan potensi gempa megathrust. Dari total 30 kecamatan di Bandung, ada 15 yang kita anggap prioritas berdasarkan zonasi bencana
"Penentuan dilakukan berdasarkan zonasi risiko bencana mana yang masuk zona merah, kuning atau hijau," ujar Soni, dikutip Senin (12/5/2025).
Membangun Kampung Siaga tidak sekadar menyiapkan alat-alat evakuasi. Warga akan dilatih langsung menghadapi skenario darurat, mulai dari penyelamatan diri, pertolongan pertama, hingga pengelolaan logistik saat bencana.
Tak hanya itu, kelompok warga juga akan dibentuk dan dibina, mirip peran Tagana (Taruna Siaga Bencana). Mereka akan jadi garda terdepan dalam situasi darurat.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Warga harus siap, tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” tegasnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!