Kampanye Unik Gibran di Bandung, Dimulai di Warung Bu Imas Diakhiri di Bacang Panas
Selain itu, Gibran juga mengunjungi The Hallway Space, sebuah pusat ekonomi kreatif anak muda Bandung, di daerah Kebon Pisang, Sumur Bandung. Di sana, Gibran melihat berbagai produk kreatif yang dibuat oleh para desainer, seniman, dan pengrajin Bandung. Gibran mengaku terkesan dengan karya-karya mereka yang unik dan berkualitas.
"Bandung memang kota kreatif. Saya melihat banyak produk kreatif yang luar biasa di sini, mulai dari pakaian, aksesoris, hingga kerajinan tangan. Saya salut dengan semangat dan bakat mereka dalam menciptakan produk-produk yang memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi," puji Gibran.
Gibran juga membeli beberapa produk kreatif yang ada di The Hallway Space, seperti kaos, jaket, topi, dan tas. Gibran mengatakan bahwa ia ingin mendukung dan mengapresiasi karya-karya anak muda Bandung.
"Saya senang bisa berbelanja di sini. Saya ingin mendukung dan mengapresiasi karya-karya anak muda Bandung. Saya juga ingin mempromosikan produk-produk kreatif Bandung ke seluruh Indonesia dan dunia. Saya yakin produk-produk kreatif Bandung bisa bersaing dan menembus pasar global," kata Gibran.
Usai berbelanja, Gibran melanjutkan kunjungannya ke Hutan Mycelia Showcase, sebuah tempat wisata edukasi yang mengajarkan tentang budidaya jamur, di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Di sana, Gibran belajar tentang cara menanam, memanen, dan mengolah jamur menjadi berbagai produk, seperti makanan, minuman, dan kosmetik.
Gibran mengatakan bahwa ia tertarik dengan konsep smart farming yang diterapkan oleh Hutan Mycelia Showcase. Gibran menilai bahwa smart farming adalah salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia.
"Smart farming adalah cara cerdas untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan smart farming, petani bisa menanam tanaman dengan lebih efisien, efektif, dan ramah lingkungan. Saya kira ini adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah pangan dan kemiskinan di Indonesia," ucap Gibran.
Gibran juga mengapresiasi produk-produk yang dihasilkan oleh Hutan Mycelia Showcase dari jamur. Gibran mengatakan bahwa jamur adalah salah satu komoditas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!