Kampanye di Lapangan Pinang Tangerang, Anies Baswedan Disambut Gema Salawat
Anies melihat kedatangan masyarakat di kampanye akbar ini karena para pendukung AMIN merupakan orang-orang yang menginginkan adanya perubahan. Oleh sebab itu, kata dia, pesan perubahan itu bisa dimulai dari Banten.
“Kita berkumpul di sini karena kita ingin mengirimkan pesan ke seluruh Indonesia. Dari Banten dikirimkan pesan perubahan untuk seluruh Indonesia. Insya Allah, Banten sama seperti pilpres-pilpres sebelumnya,” tuturnya.
Kemudian Anies memastikan apakah kehadiran masyarakat mendapatkan bayaran atau tidak.
“Semua yang datang di sini ada yang bayaran tidak? Ada yang bayaran tidak? Enggak ada yang bayaran,” imbuhnya.
Menurutnya semua datang dengan keikhlasan dengan semangat datang dengan keyakinan.
“Itu tidak bisa dibohongin, tidak bisa dibohongin. Kalau kita datang ke satu tempat, orangnya ada banyak, kita bisa merasakan mana yang datang orang bayaran, dan tidak dibayar. Betul tidak?,” ungkapnya.
Anies menilai yang datang di sini adalah orang-orang yang tak ternilai harganya. Bukan orang-orang bayaran, orang-orang yang bekerja dengan keyakinan. Itu yang datang ke sini.
“Memang rupiah bisa mengumpulkan orang, rupiah bisa mengumpulkan bus-bus untuk datang. Tapi rupiah tidak bisa membangkitkan semangat,” imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!