IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Kaitan RUU Omnibus Law, Ahmad : Baiknya Anggota Dewan Di Senayan Ajak Organisasi Kesehatan Diskusi

ED
Selasa, 15 November 2022 | 16:20 WIB
Bagikan
Kaitan RUU Omnibus Law, Ahmad : Baiknya Anggota Dewan Di Senayan Ajak Organisasi Kesehatan Diskusi

VISI.NEWS | BANDUNG - Sejumlah organisasi kesehatan di Jawa Barat menolak hadirnya rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law terkait dunia kesehatan yang saat ini masih digodok di DPR RI.

Terkait hal ini, anggota DPRD Jabar, Ahmad Hidayat mengaku bisa memahami keresahan kalangan dunia kesehatan dan medis Jabar

“Yang mengkhawatirkan RUU Omnibus Law kesehatan ini akan merugikan dunia medis dan masyarakat,” Katanya.

Untuk itu dirasa perlu ada kajian bersama antara organisasi kesehatan yang ada di Indonesia dengan para dewan yang ada di Senayan.

“Kajian bersama ini dinilai sangat penting agar jangan sampai masalah kesehatan di Indonesia justru akan merugikan kalangan medis dan masyarakat,” Ungkapnya.

Selain itu, perlu menekankan agar hal ini perlu direspons oleh kalangan dewan di Senayan yang akan membahas RUU ini jangan sampai menyampingkan masukan dari kalangan organisiasi kesehatan.

“Mungpung masih di Prolegnas dan jangan sampai mengesampingkan masukan dari kalangan organisasi kesehatan,” pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.