Kadinkes Pastikan Tidak Ada Hepatitis Akut Misterius di Jatim
“Sudah kita instruksikan untuk mengirim sampel yang nanti akan diteliti oleh Kementerian Kesehatan, untuk dipastikan benar Hepatitis Akut Misterius atau bukan. Dan jika benar, kita harus tahu bagaimana penularannya,” ujarnya.
Dinkes Jatim juga menginstruksikan kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) di wilayahnya, untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat. Selain itu, Masyarakat juga diminta tidak khawatir secara berlebihan, jika ada anggota keluarga atau kerabatnya yang mengalami gejala serupa.
Ia kembali mengingatkan masyarakat utuk lebih giat menerapkan protokol kesehatan juga menjaga kebersihan makanan.
“Kembali lagi ke protokol kesehatan, itu bukan hanya untuk menghindari terpapar Covid-19, tapi juga untuk penyakit seperti ini,” pesannya.
Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mengusut kasus meninggalnya tiga pasien anak yang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, dalam rentang dua pekan terakhir sampai 30 April 2022, diduga karena Hepatitis Akut Mistreius.
Siti Nadia Tarmizi Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes pada Kamis (5/5/2022) mengatakan, berdasarkan hasil investigasi sementara, diketahui pasien dalam kondisi stadium lanjut sesampainya di rumah sakit.
Kemenkes masih menunggu hasil investigasi lanjutan berupa pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E di laboratorium, yang prosesnya perlu waktu sekitar 14 hari.@redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!