Kadin Solo Buka Etalase E-katalog Khusus untuk UMKM
VISI.NEWS | SOLO - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Solo periode 2022-2027 yang terbentuk sebulan silam, meskipun belum dikukuhkan sudah melangkah merangkul usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Puluhan UMKM dengan beragam usaha yang sebelumnya tidak mengenal organisasi pengusaha nasional itu, tertarik bergabung ke Kadin karena mendapatkan akses e-katalog yang difasilitasi pengurus Kadin Solo.
Ketua Umum Kadin Kota Solo, Ferry S Indrianto, menjelaskan kepada wartawan di kantor sekretariat Kadin Kota Solo, Rabu (18/1/2023) siang, kepengurusannya yang mayoritas orang-orang muda, sepakat membangun etalase e-katalog khusus buat UMKM.
"Kata kunci visi misi kepengurusan Kadin Solo periode 2022-2027, adalah mengintegrasikan, mengkolaborasikan dan mengembangkan potensi usaha, terutama kalangan UMKM. Kami membangun etalase e-katalog agar bisa diakses UMKM. Itu sebabnya, meskipun kepengurusan belum dikukuhkan kami langsung bekerja mengumpulkan UMKM untuk diintegrasikan dengan OPD agar bisa mengakses e-katalog," katanya.
Ferry yang didampingi sejumlah pengurus dari 77 pengurus baru, menyatakan, potensi yang bisa dikolaborasikan untuk peningkatan dan optimalisasi usaha di daerah sangat besar.
Namun, menurut Ferry, dalam realitas kalangan UMKM tidak bisa memanfaatkan potensi tersebut, termasuk mengakses e-katalog karena berbagai keterbatasan. Ditegaskannya, Kadin akan berupaya mengangkat UMKM agar mampu berkembang dan mandiri, bisa masuk e-katalog yang merupakan salah satu peluang pasar yang cukup besar dari belanja pemerintah.
"Pengurus Kadin juga akan mendorong OPD membuka e-katalog di etalase yang diinisiasi Kadin agar UMKM bisa masuk. Kadin mendorong UMKM masuk e-katalog yang diprogramkan pemerintah, sekaligus membantu menyiapkan agar UMKM dapat memanfaatkan e-katalog," jelasnya.
Wakil Ketua Kadin Kota Solo, Mustofa, menambahkan, di antara ratusan UMKM yang dirangkul Kadin sebanyak 72 pengusaha menyatakan bergabung dengan Kadin. Di antara jumlah itu, menurut Mustofa, 2 UMKM pada akhir 2022 lalu sudah ikut pengadaan e-katalog.
Kadin akan mengintegrasikan berbagai komponen untuk berkolaborasi mengembangkan UMKM lewat e-katalog "Program kerja kami adalah mengintegrasikan UMKM dengan lembaga pengadaan secara elektronik (LPSE). Lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP) telah merespon 2 UMKM yang masuk e-katalog," tutur Mustofa.
Menyinggung program kerja Kadin Solo terkait dengan usaha besar, Ferry menyebutkan, kepengurusannya akan mengkolaborasikan dengan UMKM lewat konsorsium MICE. Konsorsium yang melibatkan usaha besar dengan kontribusi PDRB 70 persen, dia harapkan menjadi payung bagi UMKM yang juga punya potensi besar.
"Yang besar akan kolaborasikan lewat konsorsium MICE. Mereka agar menjadi payung. Selain itu, kita akan bantu jika ada perusahaan besar terbentur masalah, seperti dampak kelesuan perekonomian dunia. Kita akan mengarahkan agar ikut masuk ke infrastruktur dalam negeri, termasuk masuk e-katalog," tandasnya.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!