Kabupaten Bandung Terpilih Lokasi Jambore Nasional Generasi Hijau 2023
Ia mengatakan, kegiatan ini tersebut dalam rangka mewujudkan generasi muda peduli dan berbudaya lingkungan menuju Indonesia Emas 2045.
Oleh karena itu, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna berharap kegiatan Meet The Leader Green Generation Indonesia menjadi sarana untuk menyusun konsepsi ideal bagaimana generasi muda peduli lingkungan dan mampu melakukan pendekatan rekayasa sosial dalam rangka membangun dan meluruskan kembali pola pikir masyarakat di seluruh Indonesia.
"Kita semua adalah sumber masalah bagi lingkungan. Tetapi sekaligus juga sebagai sumber solusi permasalahan lingkungan," kata Kang DS.
Menurutnya, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN.MENLHK.GO.ID), di tahun 2022 Indonesia menghasilkan sekitar 33,1 juga ton sampah dan sekitar 18,5 persen di antaranya berupa sampah plastik.
"Saat ini pun kita sedang menghadapi polusi plastik. Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di Indonesia," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kang DS mengajak kepada semua stakeholders, unsur kemitraan pentahelix, termasuk di dalamnya Green Generation Indonesia untuk bersama-sama menemukan dan memperjuangkan solusi mengatasi polusi plastik.
"Pergeseran pola hidup atau life style dan pola konsumsi masyarakat Indonesia khususnya dalam penggunaan plastik sekali pakai berandil besar terhadap kondisi tersebut," ujarnya.
Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dan tidak punya banyak waktu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!