Kabupaten Bandung Kekurangan Tenaga Pendidik, Pemkab Ajukan Penambahan ke Pusat
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung mencatatkan kekurangan tenaga pendidik yang cukup signifikan pada awal tahun 2026.
Berdasarkan pemaparan Dinas Pendidikan, wilayah ini masih membutuhkan sedikitnya 4.900 tenaga pendidik, yang terdiri dari guru, penilik, hingga pengawas sekolah di berbagai tingkatan.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengungkapkan persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat pendidikan merupakan hak dasar masyarakat yang harus diprioritaskan.
Saat ini, jumlah guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bandung hanya tersisa sekitar 3.800 orang.
"Jika ditotal dengan tenaga PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan PPPK paruh waktu, ketersediaan guru saat ini mencapai 14.000 orang. Namun, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menjamin kualitas belajar mengajar yang optimal," ujar Dadang dikutip dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Menanggapi ketimpangan tersebut, Dadang menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera menyusun analisis beban kerja (ABK) yang akurat guna diajukan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).
Beberapa skema tengah disiapkan, mulai dari usulan rekrutmen CPNS baru, migrasi pegawai antar-dinas, hingga peningkatan status bagi tenaga PPPK paruh waktu.
Langkah ini diharapkan dapat rampung sebelum memasuki tahun ajaran baru 2026-2027.
"Kami ingin memastikan pada awal tahun ajaran baru nanti, tidak ada lagi kekurangan pengajar," ucapnya.
"Fokus kami adalah kualitas pendidikan dan mutu anak didik di Kabupaten Bandung," tuturnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!