Jumlah PMKS Diduga Semakin Banyak, Pemprov Jabar Harus Turun Tangan
VISINEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi menyebutkan masih marak adanya penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang masih berkeliaran di wilayah Jabar, bahkan tak jarang diantaranya adalah anak-anak.
Hal itu menyusul dengan banyaknya keluhan warga terkait adanya pengamen cilik hingga pencuci kaca mobil di beberapa persimpangan jalan dan lampu merah, seperti yang terjadi di Bandung, dinilai cukup meresahkan.
"Mereka (PMKS) meminta uang dengan cara memaksa sehingga menggangu pengendara yang melintas, ini cukup meresahkan," katanya.
Meski berbagai upaya penertiban telah dan terus dilakukan, lanjut Haji Kusnadi, namun diduga justru jumlah PMKS dijalan raya malah semakin banyak dan terkesan tidak pernah selesai.
"Penertiban pun sudah dilakukan, sepertinya tidak pernah beres-beres apalagi ini menyangkut anak-anak jadi saya pikir ini sesuatu yang harus dianggap serius oleh Pemprov Jabar," katanya.
Politisi Golkar ini mengungkapkan, khususnya anak-anak dinilai patut segera ditindak lanjuti dengan tegas karena sudah menyangkut dengan dugaan eksploitasi, ini harus menjadi perhatian khusus Pemprov Jabar.
"Aparat keamanan harus tegas, bagaimana kemudian eksploitasi terhadap anak ini bisa dihentikan," ungkap Haji Kusnadi.
Jangan sampai kemudian kjadian tersebut seolah mendapat pembiaran dari pemerintah padahal fenomena seperti itu sudah terjadi sejak lama.
"Bukan hanya membuat tidak nyaman para pengguna kendaraan ini pun juga menyangkut tentang masa depan anak-anak," ujarnya.
Terakhir, diduga terdapat adanya oknum yang melakukan eksploitasi terhadap anak-anak di bawah umur untuk meraup keuntungan.
"Anak-anak harus dilindungi, oknum harus ditindak secara tegas dan diberi hukuman berat," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!