Jumlah Penduduk Padat, Jumlah Desa Sedikit, Dudy : Pemekaran Desa Di Jabar Hal Yang Penting
VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) Haji Dudy Pamuji menyebutkan, pemekaran desa di wilayah Jabar masih harus dilakukan Pemprov Jabar.
Menurutnya, dengan jumlah penduduk lebih dari 50 juta di Jabar, menjadi salah satu pertimbangan kenapa kemudian desa masih harus terus dilakukan pemekaran, oleh karena itu hal ini patut dipertimbangkan pemprov.
"Ini menjadi bahan masukab untuk Pemprov Jabar, terutama Gubernur dan DPRD Jabar, pemekaran desa dianggap menjadi hal penting untuk direalisasikan," katanya.
Saat ini, di Jabar terdapat kurang lebih sebanyak lima ribu desa, sementara jumlah penduduk mencapai puluhan juta lebih di 27 kota kabupaten yang ada di Jabar, maka pemekaran desa, patut untuk dilakukan kajian.
"Jumlah desa saat ini dianggap tidak sesuai dengan padatnya penduduk di Jabar, jadi perlu didorong, dikaji bahkan didesak aga kemudian pemekaran desa ini dapat dilakukan," sambungnya.
Jika melihat provinsi tetangga Jabar, yakni Jawa Tengah (Jateng) juga Jawa Timur (Jatim), diketahui jumlah desa sebanyak delapan ribu, sementara jumlah penduduknya hanya sekitar 30 juta-an, tidak seperti di Jabar.
"Sehingga usulan yang mengemuka pemekaran desa ini sangat sejalan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, selain itu pemekaran mempercepat pembangunan di Jabar," ujar Dudy.
Terakhir, Anggota Fraksi Golkar ini menambahkan, dengan terjadinya pemekaran desa, jelas bahwa anggaran desa akan lebih maksimal dan bermanfaat penggunaannya untuk pembangunan desa.
"Makanya anggaran desa juga akan lebih bermanfaat untuk desa, adi ini harus ditindak lanjuti di pengambilan kebijakan di tingkat provinsi," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!