Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Jumlah Korban WNI Kebakaran Apartemen di Hong Kong Bertambah Jadi Enam Orang

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 November 2025 | 09:30 WIB
Bagikan
Jumlah Korban WNI Kebakaran Apartemen di Hong Kong Bertambah Jadi Enam Orang

VISI.NEWS | HONG KONG - Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tewas dalam kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, kembali bertambah. Hingga Sabtu (29/11/2025), tercatat enam WNI meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A Mulachela, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong, otoritas setempat telah memverifikasi identitas enam WNI yang menjadi korban meninggal.

Saat ini, KJRI Hong Kong tengah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban serta bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam penanganan jenazah. Proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh otoritas berwenang.

Selain pendampingan terhadap korban, KJRI juga telah menyalurkan bantuan logistik ke beberapa lokasi pengungsian. Posko bantuan turut dibuka di Tai Po Community Center untuk mendukung penanganan para terdampak.

"KJRI terus aktif memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan," kata Vahd.

Sebelumnya, kebakaran melanda kompleks permukiman Wang Fuk Court yang berada di Distrik Tai Po pada Jumat (28/11/2025), pagi waktu setempat. Kompleks tersebut terdiri atas delapan gedung apartemen setinggi 31 lantai, dengan tujuh gedung dilaporkan hangus terbakar.

Data sementara menyebutkan sebanyak 128 orang meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. Sekretaris Keamanan Hong Kong, Chris Tang, dalam konferensi pers mengungkapkan bahwa sistem alarm kebakaran di kompleks tersebut tidak berfungsi dengan baik. Ia memperkirakan proses penyelidikan akan memakan waktu sekitar tiga hingga empat pekan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.