Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Jepang Imbau Warganya di China Waspada Setelah Insiden Mobil Tabrak Kerumunan di Zhuhai

Desi Rossilawati
Kamis, 14 November 2024 | 22:25 WIB
Bagikan
Jepang Imbau Warganya di China Waspada Setelah Insiden Mobil Tabrak Kerumunan di Zhuhai
VISI.NEWS | JEPANG - Kedutaan Besar Jepang di China mengeluarkan imbauan bagi warganya di negara tersebut untuk lebih berhati-hati setelah insiden mobil yang menabrak kerumunan di kota Zhuhai, yang mengakibatkan 35 orang tewas. Imbauan tersebut juga muncul setelah serangkaian insiden kekerasan, termasuk pembunuhan seorang siswa sekolah Jepang yang ditikam di Shenzhen pada September lalu. Dalam imbauannya, Kedubes Jepang menyarankan agar warganya tidak berbicara dengan keras dalam bahasa Jepang di tempat umum, mengingat kekhawatiran atas keselamatan mereka. Kedubes Jepang menekankan pentingnya bagi warga Jepang untuk menghormati adat istiadat setempat, waspada terhadap lingkungan sekitar, dan berhati-hati dengan perilaku serta ucapan mereka saat berinteraksi dengan warga China. Selain itu, warganya diminta untuk menghindari bepergian sendirian pada malam hari dan bahkan di siang hari, serta menghindari perilaku yang dapat menarik perhatian, seperti berbicara keras dalam kelompok. Warga Jepang juga diingatkan untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar, terutama di tempat-tempat ramai seperti alun-alun. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.