Jelang Pilkada, AMSI dan UNESCO Perkuat Kapasitas Jurnalis

ED
Kamis, 8 Agustus 2024 | 06:58 WIB
Bagikan
Jelang Pilkada, AMSI dan UNESCO Perkuat Kapasitas Jurnalis

Kurikulum training mencakup pengetahuan terkait pola konflik, siapa saja yang perlu diidentifikasi, mengenali akar masalah, dan bagaimana melihat masalah sebenarnya. Peserta juga dilatih jurnalisme data sehingga mampu menghasilkan tulisan yang sensitif konflik berbasis data,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai media nasional dan daerah juga dilatih untuk mengenali “deep fake” agar mampu mendeteksi disinformasi dan misinformasi berupa foto dan video yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Nantinya, para peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti fellowship untuk peliputan mendalam menjelang pilkada serentak.

Sebanyak 545 wilayah yang terdiri dari 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota akan menyelenggarakan pilkada serentak pada tahun 2024. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang hadir sebagai salah satu pembicara mengatakan bahwa potensi konflik dalam pilkada secara jumlah memang lebih banyak dibanding pileg dan pilpres. “Peran media dalam pemberitaan menjadi penting agar mampu memberikan pemberitaan yang berimbang dan solusi alternatif untuk penyelesaian konflik. Bukan menjadi bagian yang justru membuat masalah semakin besar,” ujarnya.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.