Jelang Iduladha, DKPP Bandung Pastikan Hewan Kurban Aman dan Layak Konsumsi
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 17 Mei 2025 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban yang dipotong di wilayahnya.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyebut bahwa 95 persen pasokan hewan kurban di Bandung masih berasal dari luar daerah seperti Kabupaten Bandung, Cimahi, Garut, Subang, hingga Tasikmalaya. Kota Bandung sendiri hanya mampu memenuhi sekitar 5 persen dari kebutuhan total.
Pada Iduladha tahun 2024, DKPP mencatat ada 14.704 hewan kurban yang dipotong, terdiri dari 7.571 sapi dan 6.844 domba. Namun, hanya sekitar 3.193 hewan yang menjalani pemeriksaan pasca-potong (post mortem). Dari pemeriksaan itu, ditemukan infeksi cacing hati pada 222 ekor sapi dan 161 ekor domba. Akibatnya, lebih dari 340 kg organ hewan tidak layak konsumsi harus diafkir.
“Kasus ini ditemukan di hampir seluruh kecamatan di Kota Bandung. Oleh karena itu, pengawasan teknis harus kami optimalkan, mulai dari pemeriksaan dokumen seperti Sertifikat Kesehatan Hewan (SVKH), asal-usul hewan, tempat penampungan, hingga proses penyembelihan dan pemeriksaan daging,” ujar Gin Gin, Sabtu (17/5/2025).
Guna meningkatkan kualitas pemotongan dan pengawasan, DKPP menyelenggarakan pelatihan bagi pengurus masjid se-Kota Bandung. Pelatihan yang melibatkan MUI Kota Bandung, Salman ITB, dan Dinas Peternakan Jabar ini bertujuan mencetak kader teknis pemotongan hewan kurban yang halal dan higienis.
“Pelatihan ini bertujuan membentuk kader teknis di lingkungan masjid, agar mampu melakukan pemotongan yang benar secara syar’i dan higienis, serta memeriksa daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (HAUS),” pungkas Gin Gin. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!