Jelang Fornas ke-VII 2023, Bupati DS Berharap Bisa Jadi Tuan Rumah Terbaik serta Meraih Banyak Prestasi
Lebih lanjut mengatakan bahwa, pemahaman tentang KORMI ini harus betul-betul bisa dipahami oleh para Korcam KORMI di tingkat kecamatan se-Kabupaten Bandung
"Masyarakat secara luas belum paham secara utuh, artinya harus ada strategi bagaimana masyarakat luas bisa paham dengan keberadaan KORMI," katanya.
Bupati Bandung pun menyebutkan salah satu tugas para Korcam selain mengumpulkan 20 cabang olahraga dari 75 inorga juga turut mengembangkan jumlah inorga. "Kita baru siap 20 inorga. Bagaimana supaya masyarakat luas paham, ternyata ada 75 inorga makanya untuk perlu dilakukan sosialisasi sehingga masyarakat paham," katanya.
Bupati Dadang Supriatna mengingatkan bahwa Kabupaten Bandung telah ditetapkan sebagai tuan rumah tunggal perhelatan Fornas ke-VII/2023. "Kita akan kedatangan puluhan ribu orang, baik itu peserta, pengurus dan kepala daerah se-Indonesia Sehingga perlu ada kesiapan yang matang. Mulai dari venue atau tempat-tempat pertandingan, penginapannya atau home stay di mana. Kita juga harus bisa mengundang atau merekrut para pelaku UMKM," katanya. "Fornas harus siap segala sesuatunya. Makanya, bimbingan teknis dalam rangka persiapan Fornas ke-VII ini jangan disia-siakan," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Bandung H. Kawaludin mengatakan, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk membina keolahragaan di daerahnya. "Baik organisasinya, atletnya maupun sistem keolahragaan di Kabupaten Bandung. Wajib hukumnya dibina untuk meningkatkan prestasi," katanya.
Kawaludin menyampaikan Kabupaten Bandung memiliki hampir 75 potensi olahraga rekreasi masyarakat. "sekarang baru terregistrasi 20 kepengurusan sehingga baru 20 pelatih yang dihadirkan dalam bimtek tersebut. "Peserta bimtek ini selain 20 pelatih pada cabang olahraga rekreasi masyarakat itu, juga 31 Korwil KORMI Kecamatan se-Kabupaten Bandung, serta 19 pengurus KORMI Kabupaten Bandung, jadi pesertanya 70 peserta bimtek," katanya.
Kawaludin mengatakan, tujuan dari penyelenggaran bimtek dalam rangka penyiapan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah tunggal penyelenggaraan Fornas yang tentunya membutuhkan kesiapan semua komponen dan stakeholder yang terkait. "Baik itu kesiapan organisasi, kesiapan sinergitas dan koordinasi, kemudian dari sisi pelatihan, harus memiliki skill yang memadai dari kapasitas pelatihan terhadap atlet," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!