Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Sudjatmiko Berharap Harga Tiket Transportasi Stabil
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Sudjatmiko, menyampaikan harapannya agar harga tiket transportasi udara, laut dan darat tetap terkendali menjelang arus mudik Lebaran 2026. Ia menekankan pentingnya pembatasan kenaikan tarif agar tidak memberatkan para pemudik.
Menurut Sudjatmiko, kenaikan harga tiket pesawat misalnya, dapat diatur dengan batas maksimal 35 persen. Skema tersebut juga dapat diterapkan pada komponen tambahan seperti tuslah.
“Ya, jadi harga tiket itu untuk pesawat misalnya sampai 35 persen. Jadi bisa juga seperti itu, nanti tuslahnya diatur supaya kenaikannya tidak bisa lebih dari 35 persen,” ujar Sudjatmiko ketika dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan surat edaran guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga tiket transportasi selama periode mudik Lebaran.
“Jadi semuanya sedang kita buat surat edaran supaya tidak memberatkan para pemudik,” kata dia.
Sudjatmiko menegaskan bahwa mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia setelah menjalani 30 hari ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tradisi ini menjadi momen bagi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga.
“Mudik ini adalah tradisi di Indonesia setelah 30 hari menjalankan ibadah puasa, kita pulang ke kampung halaman atau bertemu sanak saudara,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pada 2025 diperkirakan jumlah pergerakan pemudik mencapai 150 juta orang. Angka tersebut hampir menyentuh separuh populasi Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!