Jangan salah, di London pun Banyak Copet Beraksi

ED
Jumat, 10 Mei 2024 | 12:04 WIB
Bagikan
Jangan salah, di London pun Banyak Copet Beraksi
  • London, ibu kota yang bersejarah dan megakota yang dinamis, merupakan pusat keuangan, budaya, dan politik Inggris serta Britania Raya. Berlokasi di sepanjang Sungai Thames, kota ini telah menjadi permukiman utama selama dua milenium, didirikan oleh Romawi dengan nama Londinium. Pada 7-13 Mei 2024, wartawan VISI.NEWS Mohammad Hasyim sedang melakukan kunjungan ke Kota London, yang tulisannya akan dimuat dalam beberapa serial berikut. Semoga bermanfaat.

MEMASUKI Kota London, Inggris, pada musim semi menuju musim panas antara Mei menuju Juni 2024, cuaca lebih bersahabat. Masyarakat tampak antusias untuk beraktivitas di luar rumah. Pusat Kota London seperti taman di sekitar Istana Buckingham, kawasan London Bridge, Big Bang dan ruang publik di pusat Kota London sangat ramai. Ini seperti membalas musim dingin saat udara mamaksa masyarakat lebih banyak beraktivitas di dalam rumah.

Aktivitas masyarakat yang tumpah-ruah di ruang-ruang publik kota London menjadi pemandangan lumrah bahwa aktivitas masyarakat di luar rumah semakin bergairah. Apalagi cuaca di musim semi cukup bersahabat, berkisar antara 9-21 C. Dan pada musim semi menuju musim panas inilah wisatawan banyak datang ke Kota London untuk menikmati perjalanan sejarah peradabannya yang sangat panjang.

Kota London sangat menarik untuk dikunjungi. Banyak episode sejarah yang bisa dipelajari dari negara besar yang maju dari sisi peradaban, kemajuan teknologi dan tentu saja pendidikannya ini. Karena itu wajar saja jika di musim semi menuju panas ini kunjungan wisatawan meningkat. Para wisatawan tumplek ke pusat kota London untuk sight seeing, belanja atau foto-foto untuk mengabadikan momen itu dengan cara selfie ataupun berjamaah.

Rupanya, ada saja yang mengail di air keruh, memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Puncak kunjungan wisatawan ke Kota London seringkali dimanfaatkan oleh “si tangan jahil” untuk melancarkan aksinya.

Para pencopet, ternyata bukan hanya di Pasar Tanah Abang Jakarta atau di Pasar Baru Bandung saja yang suka beraksi menguntit dompet pengunjung, di London pun sama. “Kemarin baru kejadian, seorang pejabat BUMN Indonesia yang datang ke sini, kaget setelah keluar dari outlet abis belanja, uangnya hilang 200 pound,” kata pemandu wisata kami, Susilo, menceritakan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.