Jagokan Anies, Gerakan Rakyat Resmi Naik Kelas Jadi Partai
Partai Gerakan Rakyat menetapkan Panca Dharma sebagai karakter dasar kader, yakni religiusitas, nasionalisme kerakyatan, kersa ksatria, kasih sayang, dan integritas moral. Nilai-nilai tersebut disebut sebagai pembeda utama dengan partai lain yang dinilai lebih pragmatis dan transaksional dalam berpolitik.
Dalam aspek tata kelola, Sahrin menegaskan bahwa partai akan dijalankan dengan prinsip musyawarah mufakat. Ia menolak kepemimpinan otoriter di tingkat daerah. “DPW, DPD, hingga DPC bukan pusat kekuasaan, melainkan ruang kolektif untuk mengambil keputusan bersama demi kepentingan anggota dan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Anies Baswedan dalam sambutannya mengapresiasi keberanian Gerakan Rakyat mengangkat isu keadilan ekologis sebagai tema Rakernas. Ia menyoroti kerusakan hutan yang masif dan justru dilindungi regulasi. “Lebih dari 90 persen, bahkan bisa mencapai 97 persen deforestasi di Indonesia itu legal. Artinya, masalahnya bukan sekadar penegakan hukum, tetapi aturan mainnya yang harus dikoreksi,” kata Anies yang mendapat nomor anggota kehormatan 001 di Gerakan Rakyat ini
Anies juga menegaskan pentingnya negara melindungi kebebasan berserikat dan berpendapat di tengah dinamika politik. “Rakyat memiliki hak untuk berserikat, berkumpul, dan menyuarakan pendapat. Negara punya kewajiban konstitusional untuk melindungi hak itu. Ketika ada ancaman terhadap warga atau aktivis yang bersuara, maka negara tidak boleh diam,” ujar Anies, menutup rangkaian Rakernas yang kini melahirkan satu partai politik baru di panggung nasional.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!