"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

Jabar Belum Bersetatus Endemi, Pemprov Diminta Terus Lakukan Pemantauan

ED
Sabtu, 7 Mei 2022 | 13:12 WIB
Bagikan
Jabar Belum Bersetatus Endemi, Pemprov Diminta Terus Lakukan Pemantauan

VISINEWS |BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan perubahan status pandemi Covid-19 ke endemi belum dapat diterapkan, meskipun kasus Covid-19 tidak mengalami peningkatan setelah libur lebaran tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Jabar, Haji Kusnadi mengatakan, perubahan status dari pandemi ke endemi belum dapat disematkan, oleh karena itu Pemprov Jabar diminta untuk terus bekerja keras agar status tersebut dapat disematkan.

"Informasinya belum bisa diterapkan karena ada beberapa syarat yang harus dilalui, dan itu tercatat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah pusat, ini harus menjadi perhatian," katanya.

Haji Kusnadi mengungkapkan, Pemprov Jabar harus menempuh beberapa persyaratan seperti positivity rate di angka tertentu, semua wilayah berada di level 1 PPKM, dan tidak ada peningkatan kasus selama enam bulan penuh.

"Yang penting WHO harus sudah mencabut baru Indonesia melakukan evaluasi beberapa cakupan tidak hanya di Jabar," ungkapnya.

Kepada VISINEWS, lanjut Haji Kusnadi, hingga saat ini kasus Covid-19 di Jabar dapat dikategorikan aman, dan harus terus melakukan penanganan dan pengawasan agar tidak terjadi peningkatan kasus.

"Di Jabar alhamdulillah tidak ada, dan libur tidak ditemukan adanya kasus bahkan peningkatan kasus," ujarnya.

Terakhir, sebagai langkah antisipatif, Dinkes Jabar harus terus melakukan pemantauan dan imbauan ke kabupaten/kota agar tetap menerapkan pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.