IWPG Indonesia Sukses Gelar Kompetisi Seni Internasional ILPAC ke-6: Babak Penyisihan Tingkat Nasional

ED
Rabu, 3 Juli 2024 | 13:15 WIB
Bagikan
IWPG Indonesia Sukses Gelar Kompetisi Seni Internasional ILPAC ke-6: Babak Penyisihan Tingkat Nasional

Lomba dilanjutkan di Lombok, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 30 Juni. Pada lomba yang digelar di Taman Budaya Lombok tersebut, hadir 37 peserta, termasuk seorang penyandang disabilitas. Panitia acara ini adalah Komite Perdamaian IWPG Lombok bersama Perhimpunan Mahasiswa Prodi Sosiologi Agama, NTB.

Total kehadiran ILPAC 2024 di Indonesia mencapai 702 orang. Peserta lomba terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA dari sekolah-sekolah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, NTB, dan Bali.

**Pentingnya Perdamaian**

Kadis Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini, mengapresiasi upaya IWPG dalam menjaring anak-anak berbakat sekaligus menanamkan budaya damai di hati mereka. "Seperti informasi dari IWPG, tahun-tahun sebelumnya ada anak-anak Salatiga yang lolos sampai ke Korea. Saya berharap tahun ini juga akan ada anak didik kami yang memenangkan lomba tingkat internasional ini," katanya.

Ketua IWPG Indonesia, Ana Milana Puspitasari, menyatakan bahwa IWPG akan terus mencari anak-anak berbakat dalam menggambar atau melukis. Mereka akan ditanamkan makna perdamaian melalui ILPAC setiap tahun, dengan tema tahun ini adalah "Hati damai yang disampaikan kepada para sahabat yang menderita akibat perang". Menurutnya, dengan menanamkan rasa damai sejak dini, anak-anak dapat menjadi duta perdamaian bagi keluarga, bangsa, dan dunia. IWPG juga merangkul para ibu untuk menanamkan budaya damai sejak dini agar dunia yang mereka huni kelak menjadi dunia damai, sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang.

Lebih jauh, Nunuk mengatakan bahwa unsur utama kemajuan anak-anak dalam berbagai bidang adalah kedamaian. Dengan kedamaian, anak-anak akan lebih mudah meraih prestasi di sekolah dan bahagia dalam keluarga. "Melihat kiprah IWPG secara internasional yang mau merangkul anak-anak dan wanita sampai jauh ke berbagai wilayah, baik desa maupun kota, membuat kami berminat bekerja sama dengan IWPG. Harapan kami, jangan berhenti pada menggambar tentang perdamaian, tetapi kepada anak-anak juga harus terus-menerus ditanamkan makna perdamaian dan penghentian perang," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.