IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Isu Pemindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Jabar, Ahamad : Mungkin Ada Tiga Wilayah Yang Jadi Opsi Pak Gubernur, Mana Saja ?

ED
Minggu, 16 Oktober 2022 | 00:26 WIB
Bagikan
Isu Pemindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Jabar, Ahamad : Mungkin Ada Tiga Wilayah Yang Jadi Opsi Pak Gubernur, Mana Saja ?

VISI.NEWS | BANDUNG - Isu pemindahan ibu kota Jawa Barat (Jabar) kembali mencuat usai Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan hasil pembicaraan dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Menurut Anggota DPRD Jabar Fraksi Golkar, Ahmad Hidayat mengatakan, pembicaraan itu disampaikan usai meninjau Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

"Inti perbincangannya adalah Pemerintah Pemprov Jabar memutuskan, Tegalluar akan menjadi opsi pusat pemerintahan yang akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru," katanya.

Selain Tegalluar, lanjut Ahmad, ada dua lokasi lain yang menjadi calon pengganti Kota Bandung, dua lokasi tersebut adalah Walini dan Kertajati, namun, Tegalluar menjadi opsi utama.

"Hal ini seiring dengan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bocoran dari pak Gubernur Ridwan Kamil lokasinya disini (Tegalluar) paling besar peluangnya," ujarnya.

Rencana pemindahan pusat pemerintahan Jabar seperti di Malaysia. Ibu Kota Negeri Jiran itu tetap di Kuala Lumpur, tetapi pusat pemerintahannya berada di Putrajaya, hal itu menjadi kejelasan soal nasib Kota Bandung, tetap sebagai ibu kota Jabar.

"Bukan pemindahan ibu kota, tapi wacana penyatuan pusat pemerintahan, jadi jangan pakai sebutan ibu kota karena itu jelas berbeda," ungkap Ahmad.

Hanya saja, itu semua baru rencana awal dan masih perlu kajian lebih dalam dan restu dari berbagai pihak untuk memindahkan pusat pemerintahan Jabar, nantinya satu dari tiga kawasan di Jabar menjadi kota modern baru yang akan bersanding dengan Kota Bandung.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.