Israel Tuntut 2 Tentaranya karena Mencoba Mengebom Rumah Warga Palestina
Beberapa hari kemudian, mereka melemparkan bahan peledak ke dalam rumah yang penuh sesak “dengan maksud untuk menyalakan api di rumah tersebut,” tambah militer. Militer mengatakan serangan itu tidak menimbulkan korban.
Dikatakan pihaknya membuka penyelidikan atas insiden tersebut menyusul keluhan dari pemilik rumah Palestina.
Militer mengatakan akan mengeluarkan dakwaan terhadap prajurit ketiga dalam beberapa hari mendatang. Ketiga tentara itu tidak disebutkan namanya. Militer tidak mengomentari hukuman yang bisa mereka hadapi.
Penuntutan militer yang begitu cepat sangat tidak biasa dan menggarisbawahi keseriusan kasus ini.
Kelompok hak asasi manusia telah lama menuduh bahwa penyelidikan militer Israel atas pembunuhan warga Palestina mencerminkan pola impunitas.
Awal bulan ini, tentara Israel yang dituduh melukai warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki selama lima tahun terakhir telah didakwa kurang dari 1% dari 1.260 pengaduan terhadap mereka.
Kritikus telah berulang kali menuduh pasukan Israel menggunakan senjata berlebihan di Tepi Barat karena kekerasan di wilayah pendudukan mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun.
Militer Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari ke kota-kota Palestina, menewaskan lebih dari 150 warga Palestina.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!