BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026

Israel Bunuh Yahya Sinwar : Masa Depan Hamas Setelah Kematian Yahya Sinwar

ED
Jumat, 18 Oktober 2024 | 14:00 WIB
Bagikan
Israel Bunuh Yahya Sinwar : Masa Depan Hamas Setelah Kematian Yahya Sinwar
VISI.NEWS | YERUSALEM - Pembunuhan Yahya Sinwar, pemimpin Hamas dan otak serangan kelompok tersebut terhadap Israel pada 7 Oktober, menandai perubahan signifikan dalam konflik yang telah berlangsung selama setahun. Israel mengonfirmasi kematian Sinwar pada Kamis (17/10/2024), yang dianggap sebagai langkah penting dalam upaya mereka untuk melemahkan Hamas, di mana kepemimpinan militan Palestina ini telah tergerus akibat serangkaian pembunuhan para pemimpin mereka. Kematian Sinwar, hanya sepuluh hari setelah peringatan tahun pertempuran paling mematikan antara Israel dan Palestina, diharapkan dapat memengaruhi arah lanjutan konflik ini. Mengingat Sinwar memiliki peran sentral dalam membangun kekuatan militer Hamas dan dianggap sebagai perancang serangan fatal pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 250 lainnya. Bagi Israel, pencapaian ini memberikan momentum untuk merumuskan strategi yang dapat mengarah pada akhir konflik. Sejumlah analis berpendapat bahwa pembunuhan Sinwar merupakan peluang bagi Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan bisa mengakhiri pertempuran, termasuk di Lebanon, di mana mereka juga terlibat pertempuran dengan Hizbullah. Keluarga para sandera di Gaza turut merespons pembunuhan ini, mengharapkan Netanyahu untuk segera melanjutkan negosiasi kesepakatan demi keselamatan sandera yang masih ditahan. Meski demikian, Netanyahu masih menunjukkan tanda-tanda bahwa konflik ini belum berakhir, dengan penegasan untuk melanjutkan operasi militer di Gaza. Dari sudut pandang Hamas, kematian Sinwar menciptakan kekosongan kepemimpinan yang menjadi tantangan besar bagi kelangsungan mereka. Meskipun beberapa pemimpin Hamas telah dibunuh, kekosongan ini menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang dapat menggantikan posisi Sinwar di tengah gempuran berkelanjutan yang dihadapi kelompok tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.