Israel Blokir Kunjungan Delegasi Menlu Arab ke Palestina
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 31 Mei 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | PALESTINA - Rencana kunjungan sejumlah menteri luar negeri dari negara-negara Arab ke Ramallah, Palestina, mendadak batal setelah Israel menolak memberi izin. Kunjungan itu sejatinya dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan negara Palestina.
"Pertemuan menteri luar negeri Arab di Ramallah untuk mempromosikan pembentukan negara Palestina tidak dapat diterima." ucap seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya menurut laporan media Israel Yedioth Ahronoth yang dikutip oleh Anadolu Agency.
Pejabat tersebut menegaskan bahwa Israel tidak akan mendukung langkah apa pun yang dianggap bisa membahayakan keamanannya.
Delegasi Arab yang dijadwalkan datang pada Minggu (31/5/2025) terdiri dari perwakilan Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Hal ini disampaikan oleh Ahmad Majdalani, anggota Komite Eksekutif PLO. Kunjungan ini sejatinya merupakan bentuk dukungan politik dari dunia Arab terhadap Palestina, termasuk bertemu dengan Presiden Mahmoud Abbas.
Kunjungan tersebut juga merupakan bagian dari inisiatif komite menteri hasil KTT Arab-Islam di Riyadh, yang kini tengah mempersiapkan Konferensi Perdamaian Internasional pada pertengahan Juni 2025 di New York, dipimpin oleh Arab Saudi dan Prancis. Fokus konferensi yakni menghidupkan kembali solusi dua negara.
Israel menolak mentah-mentah rencana itu, sementara negara-negara Arab dan Muslim terus menyuarakan penolakan terhadap agresi dan okupasi Israel, terutama sejak dimulainya serangan besar-besaran ke Gaza pada Oktober 2023.
Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 970 warga Palestina tewas dan 7.000 lebih terluka di Tepi Barat akibat serangan Israel dan pemukim ilegal.
Sementara itu, Mahkamah Internasional (ICJ) sudah menyatakan pada 2024 bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal, dan menyerukan pengosongan seluruh permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!