Islamabad Lockdown Akibat Demo Pendukung Imran Khan yang Menuntut Pembebasan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 25 November 2024 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | PAKISTAN - Ibu kota Pakistan, Islamabad, mengalami lockdown ketat setelah demo besar-besaran yang dilakukan oleh para pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan, yang kini dipenjara. Jalan utama menuju Islamabad diblokir dengan kontainer, dan massa yang dipimpin oleh anggota partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) menuntut pembebasan Khan. Aksi ini dimulai pada Minggu (24/11/2024), dan para demonstran diperkirakan akan berkumpul di dekat gedung parlemen.
Untuk mengendalikan kerusuhan, pemerintah Pakistan mengerahkan sejumlah besar polisi dan paramiliter yang dilengkapi dengan perlengkapan anti huru hara. Layanan telekomunikasi, termasuk WhatsApp, juga dibatasi, dan pertemuan umum dilarang. Pengawasan internet global NetBlocks melaporkan adanya pembatasan pada layanan pesan WhatsApp menjelang aksi tersebut.
Para pendukung Khan, yang dipimpin oleh Ali Amin Gandapur, seorang pembantu utama Khan, mendesak orang-orang untuk berkumpul di zona merah kota, di sekitar 'D Chowk', yang menjadi lokasi simbolis bagi aksi-aksi politik. PTI menuntut pembebasan Khan dan para pemimpinnya serta pengunduran diri pemerintah saat ini yang dianggap terpilih secara tidak sah. Khan, yang telah dipenjara sejak Agustus 2023, menghadapi berbagai tuduhan, namun ia dan partainya membantah semua dakwaan tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!