Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Islamabad Lockdown Akibat Demo Pendukung Imran Khan yang Menuntut Pembebasan

Desi Rossilawati
Senin, 25 November 2024 | 21:15 WIB
Bagikan
Islamabad Lockdown Akibat Demo Pendukung Imran Khan yang Menuntut Pembebasan
VISI.NEWS | PAKISTAN - Ibu kota Pakistan, Islamabad, mengalami lockdown ketat setelah demo besar-besaran yang dilakukan oleh para pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan, yang kini dipenjara. Jalan utama menuju Islamabad diblokir dengan kontainer, dan massa yang dipimpin oleh anggota partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) menuntut pembebasan Khan. Aksi ini dimulai pada Minggu (24/11/2024), dan para demonstran diperkirakan akan berkumpul di dekat gedung parlemen. Untuk mengendalikan kerusuhan, pemerintah Pakistan mengerahkan sejumlah besar polisi dan paramiliter yang dilengkapi dengan perlengkapan anti huru hara. Layanan telekomunikasi, termasuk WhatsApp, juga dibatasi, dan pertemuan umum dilarang. Pengawasan internet global NetBlocks melaporkan adanya pembatasan pada layanan pesan WhatsApp menjelang aksi tersebut. Para pendukung Khan, yang dipimpin oleh Ali Amin Gandapur, seorang pembantu utama Khan, mendesak orang-orang untuk berkumpul di zona merah kota, di sekitar 'D Chowk', yang menjadi lokasi simbolis bagi aksi-aksi politik. PTI menuntut pembebasan Khan dan para pemimpinnya serta pengunduran diri pemerintah saat ini yang dianggap terpilih secara tidak sah. Khan, yang telah dipenjara sejak Agustus 2023, menghadapi berbagai tuduhan, namun ia dan partainya membantah semua dakwaan tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.