Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain

Desi Rossilawati
Kamis, 9 Juli 2026 | 15:13 WIB
Bagikan
Iran Serang Pangkalan AS di Teluk, Sirene Udara Aktif di Kuwait dan Bahrain

Garda Revolusi Iran tembakkan roket dari sejumlah kapal dalam latihan militer di perairan Teluk./visi.news/AFP.

VISI.NEWS - Iran melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk pada Kamis (9/7/2026). Serangan tersebut memicu aktivasi sirene peringatan serangan udara di Kuwait dan Bahrain.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pasukannya telah menyerang pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai respons atas serangan terbaru yang dilakukan Washington terhadap Iran.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran IRIB, IRGC menyebut serangan tersebut menyasar 'infrastruktur dan fasilitas utama' milik pangkalan AS di Arifjan dan Ali Al Salem di Kuwait, serta pangkalan Juffair dan Sheikh Isa di Bahrain.

IRGC menyatakan serangan dilakukan menggunakan rudal dan drone. Kelompok tersebut juga memperingatkan bahwa aksi pembalasan akan diperluas ke pangkalan-pangkalan militer AS lainnya di kawasan Teluk apabila Washington kembali melakukan serangan.

Sementara itu, kantor berita Kuwait, KUNA News Agency, melaporkan sirene peringatan serangan udara telah diaktifkan di seluruh wilayah Kuwait pada Kamis (9/7).

Militer Kuwait menyatakan sistem pertahanan udara negaranya berhasil mencegat serangan rudal dan drone. Aktivitas pencegatan tersebut menyebabkan suara ledakan terdengar di sejumlah wilayah.

"Staf Umum militer menyatakan bahwa setiap ledakan yang terdengar merupakan akibat dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan-serangan bermusuhan," demikian pernyataan militer Kuwait melalui media sosial X, tanpa menjelaskan sumber serangan secara rinci.

Di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri juga melaporkan sirene peringatan serangan udara berbunyi setelah IRGC menyatakan akan membalas serangan AS terhadap Iran.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.