Iran Mundur Piala Dunia 2026, FIFA Dilema Besar
Asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen, mengungkapkan bahwa peluang negaranya menggantikan Iran cukup terbuka jika FIFA memilih skenario berdasarkan peringkat di kawasan Asia.
“Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat tertinggi. Jadi kami akan menggantikan posisi Iran,” kata Meulensteen dalam sebuah wawancara.
Ia juga menjelaskan bahwa jika Irak naik menggantikan Iran, maka Tim nasional sepak bola Uni Emirat Arab berpeluang mengambil posisi Irak di babak playoff.
Namun, spekulasi lain juga berkembang. Beberapa pihak menyebut FIFA mungkin saja mempertimbangkan tim dengan peringkat dunia tertinggi untuk menggantikan Iran. Dalam konteks ini, Tim nasional sepak bola Italia disebut-sebut sebagai kandidat mengejutkan karena berada di posisi lebih tinggi dalam peringkat FIFA dibanding Irak maupun Uni Emirat Arab.
“Namun ada juga rumor bahwa jika FIFA mengambil keputusan akhir, mereka mungkin akan mendorong tim dengan peringkat tertinggi di FIFA untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” lanjut Meulensteen.
“Anda bisa berpikir, tim mana yang lebih mereka inginkan di Piala Dunia?”
Meski demikian, Italia sendiri masih harus berjuang melalui jalur playoff untuk memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2026. Tim yang diperkuat gelandang Sandro Tonali itu dijadwalkan menghadapi Tim nasional sepak bola Irlandia Utara. Pemenangnya kemudian akan bertemu pemenang duel antara Tim nasional sepak bola Wales dan Tim nasional sepak bola Bosnia dan Herzegovina. Hanya tim yang keluar sebagai pemenang akhir dari jalur tersebut yang berhak mendapatkan tiket menuju Piala Dunia.
Di tengah berbagai spekulasi itu, FIFA sendiri hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran. Sejumlah laporan menyebutkan keputusan final kemungkinan baru akan diumumkan pada Kongres FIFA mendatang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!