Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Iran Kecam Netanyahu yang Diduga Coba Pengaruhi Kebijakan AS Terkait Nuklir

Desi Rossilawati
Senin, 28 April 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Iran Kecam Netanyahu yang Diduga Coba Pengaruhi Kebijakan AS Terkait Nuklir
VISI.NEWS | IRAN - Pemerintah Iran mengkritik keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dinilai mencoba mengatur kebijakan luar negeri Amerika Serikat dalam pembicaraan dengan Iran. Tuduhan ini muncul setelah Netanyahu menyerukan penghentian total program nuklir Iran. Dalam sebuah pernyataan di media sosial X, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan keheranannya atas keberanian Netanyahu yang berusaha mendikte apa yang boleh atau tidak dilakukan Presiden AS, Donald Trump, dalam diplomasi mereka dengan Iran. "Yang mengejutkan... adalah betapa beraninya Netanyahu sekarang mendikte apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan Presiden Trump dalam diplomasinya dengan Iran," demkian tulis Araghchi, Senin (28/4/2025). "Fantasi Israel bahwa mereka dapat mendikte apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan Iran sangat jauh dari kenyataan sehingga hampir tidak layak untuk ditanggapi," sambung Araghchi. Araghchi menambahkan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menggagalkan segala usaha dari pihak luar yang ingin mengganggu kebijakan luar negerinya. Ia berharap Amerika Serikat tetap teguh dalam sikapnya terkait negosiasi dengan Iran. Pernyataan ini muncul setelah Netanyahu pada Minggu (27/4/2025) menyatakan bahwa kesepakatan yang seharusnya antara Iran dan AS adalah yang dapat membatasi kemampuan Iran untuk memperkaya uranium dan mencegah pengembangan rudal balistik. Hal ini juga terjadi setelah Iran dan AS melakukan pertemuan di Oman untuk putaran ketiga pembicaraan nuklir yang menunjukkan kemajuan. Sebelumnya, Presiden AS Trump mengirim surat kepada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang meminta pembicaraan dengan ancaman potensi tindakan militer jika Iran menolak. Namun, Iran menegaskan bahwa pembicaraan harus terfokus hanya pada masalah nuklir dan pencabutan sanksi, dan tidak menyentuh kemampuan militer mereka, yang menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran tidak akan dibahas dalam perundingan ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.