Iran Gantung Mata-Mata Mossad Terkait Pembunuhan Kolonel Garda Revolusi
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | IRAN - Pemerintah Iran mengeksekusi seorang pria bernama Mohsen Langarneshin pada Rabu (30/4/2025), yang dituduh sebagai agen intelijen Israel (Mossad) dan terlibat dalam pembunuhan Kolonel Hassan Sayyad Khodaei, perwira senior Garda Revolusi Islam Iran, pada tahun 2022. Eksekusi dilakukan dengan cara digantung, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi IRNA.
Langarneshin disebut memberikan bantuan teknis kepada pelaku pembunuhan dan menyewa beberapa rumah persembunyian di sejumlah kota, termasuk Isfahan. Kota tersebut juga menjadi lokasi serangan drone terhadap fasilitas militer pada awal 2023, yang oleh Iran dituding didalangi Israel.
Menurut laporan IRNA, Langarneshin mengaku bersalah di hadapan Pengadilan Revolusi Iran, lembaga peradilan yang dikenal memberlakukan vonis berat terhadap pihak-pihak yang dianggap melawan pemerintah. Proses pengadilannya tidak terbuka untuk media dan hanya menyediakan pembela hukum yang ditunjuk negara.
Kolonel Khodaei, korban pembunuhan, merupakan anggota Pasukan Quds, satuan elit Garda Revolusi yang menangani operasi militer di luar negeri, termasuk konflik di Suriah dan Irak. Saat kematiannya, media lokal menggambarkan Khodaei sebagai “pembela makam suci”, merujuk pada peran militernya di kawasan Timur Tengah melawan kelompok ISIS. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!