Intel dan AMD Menjalin Kerjasama Untuk Mengembangkan Teknologi
ED
Editor
Shinta Dewi P
Jumat, 18 Oktober 2024 | 06:00 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA - Seiring berjalannya waktu, posisi Intel di segmen PC semakin terancam, terutama dengan perbaikan yang dilakukan oleh AMD dan munculnya ancaman dari Qualcomm dengan prosesor berbasis Arm. Oleh karena itu, Intel mengumumkan inisiatif menarik kemarin.
Kemarin, Intel dan AMD mengumumkan pembentukan Kelompok Penasihat Ekosistem x86 yang bertujuan untuk menghadapi ancaman dari prosesor Arm. Kelompok ini akan fokus mencari cara untuk memperluas adopsi arsitektur prosesor x86 di era modern.
Kelompok penasihat ini mencakup tokoh-tokoh penting, termasuk Linus Torvalds dan Tim Sweeney, serta pendiri perusahaan seperti Broadcom, Dell, Google, Hewlett Packard Enterprise, HP, Lenovo, Meta, Microsoft, Oracle, dan Red Hat. Tujuan awal kelompok ini adalah menyederhanakan arsitektur x86 dengan mengintegrasikan rangkaian instruksi dan antarmuka. Fitur-fitur arsitektur x86 yang akan datang akan dihasilkan melalui kolaborasi industri dan akan mencakup berbagai perangkat, seperti klien, edge, embedded, cloud, dan pusat data.
Intel dan AMD menyatakan bahwa arsitektur x86 merupakan arsitektur komputasi yang paling banyak digunakan di dunia. Namun, platform ini mulai usang dan kehilangan pangsa pasar karena masuknya prosesor berbasis Arm, yang lebih mengutamakan PC yang selalu terhubung dengan jaringan seluler.
Meskipun Intel dan AMD merupakan kompetitor, keduanya memiliki sejarah panjang dalam berkolaborasi. Mereka telah bekerja sama dalam pengembangan platform, standar, mitigasi kerentanan keamanan, dan teknologi penting seperti PCI, PCIe, Advanced Configuration and Power Interface (ACPI), serta USB.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!