Inspigo Bekali Para Pekerja Indonesia dengan 'Skills for 2025'
- Melalui "Inspigo for Business", platform pembelajaran ini menawarkan solusi terhadap peningkatan permintaan di pasar tenaga kerja di tahun 2025.
VISI.NEWS | JAKARTA - Seperti ekonomi negara lain pada umumnya, Indonesia akhir-akhir ini telah mengalami percepatan digitalisasi selama pandemi, termasuk adopsi AI dan robot. Dampaknya terhadap berbagai macam industri sejauh ini sangat luas. Sektor perbankan negara, misalnya, telah terkena dampaknya secara signifikan. Seperti dilansir dari idxchannel.com, jumlah kantor cabang akan menyusut dari waktu ke waktu, ungkap Wira Satria dari Asosiasi Bankir Indonesia.
Menurut laporan Future of Jobs dari World Economic Forum, 50% dari seluruh pekerja di dunia akan membutuhkan peningkatan keterampilan pada tahun 2025. Para pemberi kerja harus berfokus pada pembekalan pekerja mereka dengan 10 keterampilan yang paling dicari: analytical thinking and innovation; technology design and programming; leadership and social influence; active learning and learning strategies; creativity, originality and initiative; critical thinking and analysis; service orientation; emotional intelligence; quality control and safety awareness; and management of personnel.
Untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan keterampilan pekerjanya, Inspigo sebagai salah satu platform learning experience (LXP) terkemuka di Indonesia akan menghadirkan "SKILLS FOR 2025, PRESENTED BY BCA". Dirancang untuk lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya mempersiapkan tenaga kerja dengan semua keterampilan tersebut di atas, acara ini akan diadakan secara online maupun offline di CGV Grand Indonesia, Jakarta, pada tanggal 4 Agustus 2022.
"Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan motor penggerak perusahaan dan organisasi. Meningkatkan kapasitas dan keterampilan SDM pada dasarnya adalah pilihan yang tepat sebagai upaya peningkatan kualitas bekerja. Kehadiran program dari Inspigo merupakan sarana yang bermanfaat bagi seluruh pekerja maupun calon pekerja dalam meningkatkan skills," ujar I Ketut Alam Wangsawijaya, EVP Transaction Banking Business Development BCA.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!