Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Dunia Pendidikan Berduka Atas Wafatnya Prof. Sunaryo Kartadinata
VISI.NEWS | BANDUNG - Innalillahi wainnailaihi rojiun. Dunia pendidikan Indonesia berduka atas berpulangnya salah satu tokohnya, Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., mantan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Beliau yang sedang menjalankan tugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Uzbekistan merangkap Republik Kirgizstan, wafat pada Kamis (13/6/2024) pukul 06.30 waktu Uzbekistan.
Kabar duka ini disampaikan oleh Prof. Dr. H. Usep Kuswari, M.Pd., Guru Besar UPI kepada VISI.NEWS, Jumat (14/6/2024) siang. Prof. Usep, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung (DPKB) dan setia mendampingi almarhum selama masa jabatannya sebagai Ketua DPKB, mengungkapkan belasungkawa mendalamnya.
"Almarhum Prof. Sunaryo Kartadinata adalah tokoh pendidikan, guru yang patut diteladani, dosen yang menjadi panutan mahasiswa, seorang pemimpin yang bijak, berwibawa, kharismatik, dan berbudi luhur. Ucapannya selalu santun dan ramah kepada sesama. Semoga almarhum diampuni semua dosanya, diterima amal salehnya, dan ditempatkan di sisi Allah di tempat yang mulia, jannatul firdaus. Aamiin YRA," ungkapnya.
Kabarnya almarhum mendapat serangan jantung karena beberapa jam sebelum wafat masih melakukan zoom meeting. "Saurna jantung. Wengina diskusi di grup GB ngeunaan KONASPI," imbuh Prof. Usep Kuswari.
Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., sebelum dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo sebagai Duta Besar RI pada Senin, 7 Januari 2019, di Istana Negara, Jakarta, menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bandung. Jabatan Ketua DPKB tersebut kemudian diisi oleh wakilnya, Prof. Dr. Dadi Permadi, M.Ed.
Di Kabupaten Bandung Prof. Sunaryo juga dikenal sebagai perintis berdirinya sekolah dasar unggulan SD Al Mabrur di Kecamatan Baleendah. SD unggulan tersebut sekarang dipimpin oleh putrinya, Dr. Linna Nurwulan Apriany, S.P., M.Pd. Sebelumnya, Prof. Sunaryo ditinggal wafat istrinya, Hj. Euis Misyeti, yang sedang mendampinginya di Uzbekistan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!