Innalillahi, Maestro Kertas Prof. Dr. Setiawan Sabana Berpulang Hari ini

ED
Kamis, 27 April 2023 | 09:10 WIB
Bagikan
Innalillahi, Maestro Kertas Prof. Dr. Setiawan Sabana Berpulang Hari ini

Sejak awal, karier keseniannya dikenal dekat dengan medium kertas. Ketertarikannya pada kertas ini tidak sekadar berhenti pada kertas sebagai bentuk, tetapi juga kepada hal yang lebih esensial. Dalam satu pameran tunggal berjudul Jagat Kertas ia mengatakan bahwa kertas dalam pameran itu dapat dimaknai dengan jagat besar (makrokosmos), jagat kecil (mikrokosmos), dan jagat gaib (metakosmos), mengikuti filsafat Sunda yang mengenal alam semesta besar, kecil, dan ruh.

Selain berurusan dekat dengan kertas, Prof. Setiawan ini juga dikenal dekat dengan seni grafis. Kelulusannya dari jurusan seni grafis, sebuah bagian seni yang waktu ia lulus tidak terlalu dipandang oleh para kritikus, ia ambil sebagai tantangan untuk mengedepankan seni grafis di Indonesia.

Pameran berjudul "Diagnosis" yang diselenggarakan di Galeri Soemardja, ITB, pada 24 Oktober hingga 14 November 2014 yang berisi showcase karya-karya seni grafisnya, telah memberinya energi lebih untuk menggali lebih dalam tehnik grafis yang memiliki ciri kekhasan Indonesia, yang ia padukan dengan medium kertas sebagai ciri penguatnya.

Ia sempat mengikuti penelitian tentang seni grafis kontemporer Jepang pada tahun 1989, selama empat bulan, atas undangan dari Japan Foundation. Di Jepang, ia menyempatkan diri untuk kembali dan berpameran, yaitu sebuah pameran tunggal di Galeri Natsuhiko, Tokyo, pada tahun 1990, dan sebuah pameran tunggal di Galeri Oda di Hiroshima pada tahun 1991. Selama tahun 1990, ia beberapa kali mengikuti pameran seni grafis, antara lain "International Print Exhibition" di Bangladesh, "Modernities and Memories" di Venesia, Italia, dan "The Thirteen Asian International Art Exhibition" di Malaysia.

Berbagai penghargaan untuk sosok Setiawan Sabana ini juga, telah banyak didapatkan. Beberapa penghargaan itu datang baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya: Silver Medal, 1st Seoul International Art Exhibition, Pan Asia Association, Seoul, Korea Selatan (1984); Gold Medal, 2nd Seoul International Art Exhibition, Pan Asia Association, Seoul, Korea Selatan (1985); Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI (2006); dan Anugerah Budaya Kota Bandung (2016); dan Anugerah Seni Jawa Barat (2017).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.