Ini yang Disampaikan Dr. Retno Dwimarwati Saat Membuka Kongres Nasional Ke III Ikatan Alumni ISBI Bandung
VISI.NEWS | BANDUNG - Ikatan Alumni Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menyelenggarakan kongres ke tiganya di Gos Patanjala ISBI Bandung, Sabtu (23/12/2023). Kongres ini diadakan setiap lima tahun sekali.
Kongres diikuti oleh sekitar 96 orang utusan dari tiga kepengurusan, baik pengurus pusat, pengurus komisariat, pengurus komunitas. Dimana pengurus pusat dapat membentuk komisariat, baik di daerah, wilayah, komisariat Pascasarjana, dan komisariat luar negeri.
Rektor ISBI Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen., M.Hum menyampaikan rasa bangganya dengan adanya ikatan alumni ini, karena dengan demikian para alumni, bisa menjadi partner dalam pengembangan kemajuan ISBI, utamanya tak hanya dalam hal berkeseniannya saja, tapi juga dalam hal memajukan budaya yang ada di Indonesia ini, sehingga adanya komunikasi dengan para alumni akan berdampak sangat positif bagi ISBI untuk masa depannya, terkhusus dalam memajukan Kebudayaan yang ada di Indonesia.
"ISBI Bandung adalah agen bagi perubahan kebudayaan, agen perubahan Kebudayaan di seluruh Indonesia, dan adanya kongres ini, sesederhana apapun kegiatan ini, telah dilaksanakan dengan baik," ungkap Retno.
"Para alumni ISBI, seperti Kang Dedi Kadjo, Kang Dodi SP, dan Kang Ade Batubara, dan yang lainnya pun, adalah embrio yang menjadi panduan, patokan dan selalu dihargai sebagai kinerja yang luar biasa dari ikatan alumni ini, " imbuhnya.
Apa yang disampaikan Retno menjawab kerinduan para alumni yang sejak lama berharap adanya forum ikatan alumni ISBI ini, yang di usahakan akan memiliki dampak signifikan kedepannya.
'Adanya ikatan alumni yang telah berjalan selama 15 tahun, atau telah tiga periode ini, merupakan jawaban tanggung jawab moral dari mereka para alumni yang merasa bertanggungjawab untuk mengikat semua potensi alumni ISBI dari semua jurusan yang ada, " ungkap salah seorang alumni.
Ketua Umum (Ketum) Alumni periode 2018-2023 Noorrizal menyampaikan rasa keterpanggilannya untuk menghimpun potensi para alumni ISBI yang notabene telah menjadi seniman seniwati andal di daerah mereka masing-masing.
"Dan selama 55 tahun keberadaan institusi ini, baru kita tersadar harus adanya ikatan penguat, dan ini adalah bentuk tanggung jawab dan rasa kepedulian kita," ujarnya.
"Alhamdulillah Ikatan Alumni ini bisa membentuk tiga kepengurusan, Banten, Jabar, dan DKI, dengan adanya 9 kepengurusan di kabupaten kota di Jabar, dan 6 di Banten, juga terbentuk komisariat-komisariat, dan luar negeri yang di pegang Kang Yoyon Darsono," jelas Noorrizal.
Noorrizal menyampaikan pentingnya potensi kekuatan para alumni untuk diikat, disinergikan, agar bisa memberi dampak besar baik di wilayahnya, maupun dalam skala Nasional, dan sebaran alumni di berbagai wilayah bisa menunjukan potensi terpendam yang harus di munculkan. Keberadaan para alumni ISBI yang banyak tersebar di seluruh Nusantara, merupakan modal utama dalam mendukung visi misi ISBI untuk ngajomantara.
"Kami telah membuka dialog dengan para alumni ISBI di berbagai daerah, seperti di Kabupaten Bekasi, kami pengurus telah berkomunikasi dengan Kang Wisnu yang memiliki Sanggar Indra Kusuma, dan dengan alumni lainnya di Jakarta," tuturnya dalam paparan, bagaimana kiprah pengurus dalam membesarkan wadah alumni ISBI.
Hal menarik dari di adakannya Kongres Nasional Ikatan Alumni ISBI Bandung ini, adalah nostalgia, dan serasa reuni, yang membuat antusias para alumni. Ini bisa di lihat dari datangnya para alumni yang sudah berusia lanjut, alumni tertua yang datang dari jurusan tari, tercatat ia dari angkatan 1983, dan hadir juga dalam kongres ini, peserta yang datang terjauh hadir dari Yogyakarta.
Alumni tiga periode ASTI, STSI, dan ISBI, Dodi SP, merasa bangga bisa hadir di kongres ini, ia menjadi sosok yang sangat populer, dan paling banyak di sapa oleh para alumni.
Banyak alumni ISBI Bandung yang memiliki sanggar seni, baik tari, musik, dan teater, maupun rupa. Wisnu Indra Kusuma pemilik sanggar tari terkenal di Bekasi menyampaikan dukungan dan rasa bangganya bisa menghadiri kongres ini, " InsyaAllah kita dukung visi misi ISBI Bandung, untuk bisa mewujudkan apa yang di katakan Bu Rektor Retno, untuk ISBI Saampar Jagad, ISBI Sanusantara, ISBI Ngajomantara," ujarnya.
@bambang melga suprayogi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!