Ingin Kuliah di Universitas Kelas Dunia, Ini Tips dari Crimson Education
Selain itu, Crimson Education juga menyelenggarakan Online Winter Camp melalui Crimson Research Institute Snow Program (CRISP) yang berlangsung pada 19 Desember 2022 hingga 27 Januari 2023. Dalam program ini, pelajar Indonesia memiliki kesempatan melakukan riset setingkat sarjana di bawah bimbingan pengajar-pengajar dari berbagai universitas kelas dunia dalam bidang ilmu komputer dan matematika, ilmu genetika dan kedokteran, ilmu ekonomi dan keuangan, psikologi dan neurosains, serta ilmu hukum dan filsafat. Bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studinya di Inggris yang mensyaratkan kesinambungan antara kegiatan ekstrakurikuler dengan program studi yang diminati, CRISP adalah pilihan yang sempurna.
Bagi pelajar Indonesia yang berambisi untuk membangun karier yang cemerlang sedini mungkin, Crimson Education juga menawarkan program mentorship dalam berbagai bidang–mulai dari teknologi, pemrograman, jurnalistik, hingga hukum dan berbagai bidang lainnya–di berbagai perusahaan terkemuka di antaranya Ferrari, AWS (Amazon Web Services), HSBC, Uber, dan The Economist melalui Crimson Careers.
Terakhir, Crimson Education juga menyelenggarakan program Ivy League MUN Tour pada bulan Januari 2023 yang memberikan kesempatan bagi pelajar-pelajar Indonesia untuk mengikuti kompetisi Model United Nations di beberapa universitas Ivy League sekaligus mengunjungi universitas-universitas kelas dunia lainnya di Amerika Serikat. Keikutsertaan dalam kompetisi Model United Nations di beberapa universitas Ivy League tentunya dapat menambahkan nilai profil ekstrakurikuler, khususnya bagi pelajar Indonesia yang bercita-cita mengambil program studi hubungan internasional, ilmu politik, atau hukum internasional.
Program ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merasakan langsung kehidupan mahasiswa di kampus universitas-universitas terkemuka serta berinteraksi dengan para alumninya.
“Di Crimson Education, kami percaya bahwa setiap pelajar Indonesia sesungguhnya memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan profil akademis dan non-akademisnya untuk dapat menembus seleksi universitas yang dicita-citakan. Selama sang siswa mampu berkomitmen dan menjaga konsistensinya, akan ada banyak pelajar Indonesia yang mampu bersaing dengan puluhan ribu pelajar lainnya pada tingkat global,” tutup Vanya Sunanto.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!