Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026

Inggris Berharap Kebangkitan kontra Iran

ED
Senin, 21 November 2022 | 13:55 WIB
Bagikan
Inggris Berharap Kebangkitan kontra Iran

VISI.NEWS | DOHA - Inggris vs Iran, Belanda vs Senegal akan bertarung di Piala Dunia Qatar hari ke-2, Senin (21/11).

Timnas Inggris tampaknya memikul beban saat melawan Iran, sementara Belanda akan menghadapi Senegal yang tanpa kehadiran Mane yang cedera.

Yang menarik kehadiram Wales yang kembali ke Piala Dunia setelah 64 tahun. Dia akan menghadapi Amerika Serikat.

Dalam perjalanannya menuju Piala Dunia Qatar 2022, Inggris boleh dibilang tak lebih baik karena dalam enam pertandingan kompetitif tanpa kemenangan menuju Piala Dunia.

Akan tetapi ketika nanti menghadapi Iran boleh jadi kebangkitan ada pada harapan besar untuk menang.

Di bawah pengawasan Gareth Southgate, Inggris nyaris memenangkan trofi utama untuk pertama kalinya sejak 1966 - pertama dengan babak semifinal di Piala Dunia 2018 di Rusia dan kemudian kalah dari Italia melalui adu penalti di final Euro 2020.

Ada perasaan yang mengganggu bahwa nyaris celaka itu mungkin sedekat Inggris datang dan kesempatan itu telah berlalu begitu saja. Tapi, meski hasil yang menyedihkan, mereka tiba di Qatar sebagai salah satu tim yang lebih mungkin dinobatkan sebagai juara dunia.

Untuk itu terjadi, awal yang cepat akan sangat penting dan pembuka Grup B melawan Iran menawarkan kesempatan itu, bahkan berbahaya jika meremehkan tim yang dikelola oleh Carlos Queiroz dan 20 peringkat FIFA.

Dalam enam pertandingan tanpa kemenangan mereka di Nations League, Inggris kekurangan kreativitas dan gol serta kadang-kadang kacau dalam pertahanan – terutama dalam kekalahan kandang 4-0 dari Hungaria. @fen/sumber: dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.