"Industrial brain" Guizhou Wujudkan Kegiatan Manufaktur yang "Pintar"
"Sebagai sebuah platform yang dirancang dengan big data pilot zone pertama di Tiongkok yang berada di Guizhou, Guizhou Industrial Cloud meningkatkan transformasi dan pemutakhiran di kalangan perusahaan lokal dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi baru. Proyek ini juga menjadi salah satu proyek uji coba big data '7+N cloud' di Guizhou," ujar Yang Lingyun, Chairman, Guizhou CASICloud Tech Co., Ltd., pengembang dan pengelola Guizhou Industrial Cloud Platform. Guizhou Industrial Cloud Platform secara efektif meningkatkan efisiensi perusahaan, menghemat biaya, mempersingkat siklus litbang, serta memenuhi kebutuhan pelaku industri akan digitalisasi, jaringan, teknologi pintar, dan cloud melalui sumber daya cloud, perangkat lunak cloud, dan solusi intelligent manufacturing dengan konektivitas "end, network, and cloud".
"Kini, Guizhou Industrial Cloud telah menjadi motor penggerak dan platform penting yang meningkatkan integrasi big data dan ekonomi riil di Guizhou. Maka, platform ini menjadi contoh sukses dari transformasi ekonomi riil," kata Yang Lingyun.
Di Guizhou Yaguang Electronic Technology Co., Ltd., berkat Guizhou Industrial Cloud, lini produksi yang didukung teknologi pintar berhasil meningkatkan produksi sebesar 58%, tingkat produk terbaik hingga 33%, dan manfaat ekonomi hingga 15%. Perusahaan ini juga menghemat penggunaan lantai produksi hingga 46% dan tenaga kerja produksi hingga 68% (per tim). Sementara, AVIC Liyuan Hydraulic Co., Ltd. memakai platform ini untuk pengadaan bahan baku, serta merealisasikan kegiatan produksi dan pengadaan bahan baku yang terintegrasi dengan pesanan produk. Hasilnya, perusahaan ini mampu mengurangi staf pengadaan hingga 50%, bahkan pengiriman produk secara tepat waktu meningkat hingga 90%. HICCOM Precision juga bertransisi dari "Industry 2.0" menuju "Industry 3.0" setelah menerapkan berbagai modul fungsional pada Guizhou Industrial Cloud. Langkah ini pun menjadi landasan yang baik untuk merambah pasar internasional.
"Kami ingin membantu pelaku industri merealisasikan transformasi digital agar mereka dapat beralih dan beranjak menuju era informasi dengan bantuan 'cloud'," jelas Yang Lingyun. Teknologi canggih seperti cloud computing dan Internet of Things tak hanya membantu sebuah perusahaan terhubung dengan data faktor industri yang lengkap, namun juga mengoptimalkan alokasi sumber daya dengan kualitas dan efisiensi yang lebih baik lewat kegiatan produksi yang didukung teknologi pintar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!