Indonesia Kembangkan Hubungan Ekonomi, Kini Jadi Negara Partner BRICS
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 21 November 2024 | 23:35 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Indonesia telah resmi diterima sebagai negara mitra dalam aliansi ekonomi BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares, mengonfirmasi bahwa Indonesia telah menerima undangan untuk bergabung sebagai negara partner BRICS, yang memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam pertemuan-pertemuan BRICS dan berkontribusi dalam berbagai inisiatif yang diadakan.
"Ya kami telah menerima undangan. Ini adalah perkembangan positif. Sekarang kami sudah menjadi negara partner BRICS," kata Jose, seperti dikutip TASS, Rabu (20/11/2024).
Dia berujar Indonesia dengan demikian dapat "secara aktif berkontribusi dan berpartisipasi dalam setiap inisiatif BRICS."
Status Indonesia dalam BRICS sempat menjadi perbincangan hangat setelah Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkapkan pada Oktober bahwa Indonesia telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota tetap BRICS.
"Indonesia secara resmi menyampaikan keinginan untuk bergabung dengan BRICS selama BRICS Plus Summit di Kazan," kata Sugiono dalam rilis resmi.
Sugiono mengatakan keinginan itu sesuai dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang independen.
Indonesia sebelumnya juga telah dinyatakan sebagai negara "interested country" (negara yang tertarik) oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia, sesuai dengan pedoman yang berlaku di BRICS. Negara-negara lain yang kini berstatus sebagai negara mitra BRICS adalah Aljazair, Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Turki, Uganda, Uzbekistan, dan Vietnam. Indonesia berharap bisa mencapai status sebagai anggota penuh BRICS di masa depan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!