Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Indeks Kota Toleran Setara Institute: Kota Sukabumi Naik Peringkat Jadi Posisi ke-6

Desi Rossilawati
Senin, 2 Juni 2025 | 04:16 WIB
Bagikan
Indeks Kota Toleran Setara Institute: Kota Sukabumi Naik Peringkat Jadi Posisi ke-6
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kota Sukabumi naik dua peringkat dengan menempati posisi ke-6 secara nasional sebagai kota paling toleran dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 Setara Institute. Sebelumnya dalam ajang yang sama Kota Sukabumi berada di peringkat ke-8 pada tahun 2023. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, dalam acara peluncuran dan penganugerahan IKT 2024 yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat terkait dari Pemerintah Kota Sukabumi. "Kita menerima penghargaan sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia. Alhamdulillah, Kota Sukabumi berada di peringkat ke-6. Ini peningkatan dari posisi ke-8 tahun lalu. Kami akan terus berupaya agar di tahun-tahun mendatang, Kota Sukabumi bisa menembus 5 besar,” ujar Ayep Zaki dalam wawancara usai menerima penghargaan. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kota dalam menjaga harmoni sosial serta memupuk semangat toleransi di tengah keberagaman. “Kami ingin membuktikan bahwa Kota Sukabumi layak menjadi kota paling toleran di Indonesia. Komitmen ini akan terus kami jaga dan tingkatkan,” tegasnya. IKT merupakan instrumen penilaian tahunan yang dikembangkan oleh Setara Institute untuk mengukur sejauh mana pemerintah kota menerapkan prinsip-prinsip toleransi dalam kebijakan, tindakan, serta dinamika sosial yang mendukung keberagaman dan inklusi. Dalam penilaian tahun ini, IKT melibatkan 94 kota di Indonesia. Kota Sukabumi berhasil meraih skor sebesar 5.968, menempatkannya di jajaran 10 besar kota paling toleran di Indonesia. Pengumpulan data IKT untuk Kota Sukabumi dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Setara Institute menyatakan bahwa penilaian IKT didasarkan pada empat variabel utama, yaitu regulasi pemerintah kota, tindakan pemerintah, regulasi sosial, dan demografi sosio-keagamaan. Kota Sukabumi dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara kebijakan dan praktik sosial dalam mendorong nilai-nilai toleransi. Capaian ini menunjukkan bahwa Sukabumi, meskipun termasuk kota kecil di Jawa Barat, memiliki komitmen besar dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan. Peran aktif masyarakat, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta sinergi antara pemerintah dan berbagai unsur lintas iman menjadi fondasi kuat dalam menjaga suasana damai di Kota Sukabumi. Dengan peringkat ke-6 ini, Wali Kota berharap seluruh warga tetap menjaga komitmen toleransi dan menjadikan Sukabumi sebagai contoh bagi kota-kota lain di Indonesia. Pemerintah Kota Sukabumi pun akan terus mengembangkan kebijakan-kebijakan yang mendukung kerukunan, hak asasi manusia, serta inklusi sosial di semua lini. Kendati demikian, prestasi ini bukan garis akhir, tapi awal baru bagi Kota Sukabumi untuk melangkah lebih jauh sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.