Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, Pemerintah Evakuasi Ribuan Wisatawan yang Terjebak di Labuan Bajo
Menurutnta, para pelancong yang terjebak akan diarahkan menuju beberapa pelabuhan, seperti Pelabuhan Sape (Bima, NTB) dan Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa Barat, NTB).
Sebagian dari mereka juga akan dievakuasi menuju Pelabuhan Kayangan (Lombok, NTB), Pelabuhan Lembar (Lombok), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), dan Benoa (Bali).
Dia menjelaskan, pada Minggu (10/11/2024), terdapat 35 kapal yang sudah mengangkut 546 orang keluar dari kawasan Labuan Bajo.
Pada Senin (11/11/2024), total 36 kapal berhasil mengangkut 1.320 orang, sedangkan 1.226 orang lainnya dibawa oleh 25 kapal pada Selasa (12/11/2024).
"Data terbaru per 13 November 2024 pukul 08.00, dijadwalkan Kapal Dharma Rucitra VIII akan menuju Surabaya dengan mengangkut sekitar 1.050 orang," papar Hariyanto.
Pada waktu yang sama, Kapal Binaiya turut dijadwalkan untuk mengangkut 970 orang ke Bima-Benoa sebanyak 970 orang.
Kemudian, Kapal Niki Mila Utama yang membawa 512 orang akan menuju Bima-Surabaya, dan Kapal Sangke dengan 250 orang ke Jampea, Sulawesi Selatan.
Hariyanto menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya indikasi hotel dan akomodasi yang menaikkan harga di tengah peristiwa ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!