IKEA Perluas Gerakan Daur Ulang dan Perkuat UMKM, Raih Empat Penghargaan ESG

ED
PN
Minggu, 28 Juni 2026 | 15:26 WIB
Bagikan
IKEA Perluas Gerakan Daur Ulang dan Perkuat UMKM, Raih Empat Penghargaan ESG

VISI.NEWS | TANGERANG – IKEA Indonesia terus memperluas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta memperkuat pemberdayaan usaha lokal melalui berbagai program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Berbagai inisiatif tersebut mengantarkan perusahaan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Sustainability Awards (ISA) 2026.

Pengakuan tersebut diberikan melalui penghargaan Best ESG in Retail, ESG Excellence – Multinational Corporation, Sustainable Innovation Award, dan ESG Leadership Excellence Award. Keempat penghargaan itu menjadi apresiasi atas komitmen IKEA Indonesia dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten dan terukur.

Sustainability Business Partner IKEA Indonesia, Ahmad Alhamid, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan keberlanjutan yang mudah diterapkan oleh masyarakat luas.

“Di IKEA, kami terus berupaya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak seharusnya menjadi sesuatu yang rumit atau hanya dapat dilakukan oleh segelintir pihak. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan berbagai solusi yang memudahkan pelanggan, komunitas, dan mitra untuk ikut andil dalam menciptakan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ahmad, pendekatan keberlanjutan yang dijalankan IKEA tidak hanya berfokus pada operasional perusahaan, tetapi juga mendorong keterlibatan pelanggan, komunitas, mitra usaha, hingga pelaku UMKM untuk menjadi bagian dari perubahan positif yang lebih luas.

Target Pengalihan Sampah 80 Persen pada 2030

Salah satu program unggulan yang menjadi fokus IKEA Indonesia adalah Waste Diversion yang diterapkan di seluruh jaringan toko. Program ini merupakan bagian dari target perusahaan untuk mengalihkan 80 persen sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) pada tahun 2030.

Target tersebut diwujudkan melalui berbagai pendekatan pengelolaan sampah seperti daur ulang (recycling), pengomposan (composting), dan pemulihan material (recovery). Hingga saat ini, sebagian besar sampah operasional IKEA Indonesia telah berhasil dialihkan dari TPA melalui pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Keberhasilan program tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendukung pencapaian perusahaan dalam ajang Indonesia Sustainability Awards 2026. Penghargaan diberikan setelah melalui serangkaian proses penilaian yang mencakup verifikasi dokumen, presentasi program, hingga wawancara panel dengan dewan juri yang terdiri atas akademisi, perwakilan pemerintah, dan para profesional di bidang keberlanjutan.

Zona Daur Ulang Kumpulkan Lebih dari 63 Ton Material

Komitmen IKEA Indonesia dalam mendukung ekonomi sirkular juga diwujudkan melalui Zona Daur Ulang IKEA Kota Baru Parahyangan di Bandung yang dijalankan bersama Duitin.

Sejak diluncurkan pada 2023, fasilitas tersebut telah berhasil mengumpulkan lebih dari 63 ton material yang kemudian dikembalikan ke rantai daur ulang. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan memilah dan mendaur ulang sampah dengan cara yang lebih mudah dan praktis.

Selain memberikan akses yang lebih sederhana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah, program ini juga menawarkan skema insentif sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi peserta yang terlibat.

Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada pengurangan beban lingkungan, tetapi juga dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Bantu Lebih dari 1.000 UMKM

Selain fokus pada isu lingkungan, IKEA Indonesia juga memperkuat kontribusi sosial melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui program TERAS Indonesia yang telah berjalan sejak 2014, lebih dari 1.000 UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya secara gratis di area toko IKEA Indonesia.

Program tersebut menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Sepanjang tahun 2025, TERAS Indonesia menghasilkan estimasi penjualan sekitar Rp5 miliar bagi UMKM yang berpartisipasi.

Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor ritel dan UMKM mampu menciptakan manfaat ekonomi yang nyata sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Dukung Pertumbuhan Social Enterprise

IKEA Indonesia juga memperluas dampak sosial melalui program IKEA Social Entrepreneurship Accelerator (I-SEA) yang dijalankan bersama Instellar.

Program yang dimulai sejak 2023 tersebut bertujuan mendukung pertumbuhan social enterprise atau usaha berbasis dampak sosial yang menawarkan solusi terhadap berbagai tantangan sosial dan lingkungan.

Melalui I-SEA, sebanyak 30 social enterprise telah memperoleh dukungan berupa pelatihan, mentoring, bootcamp, hingga penguatan strategi bisnis. Program ini juga telah menjangkau lebih dari 14.000 penerima manfaat secara langsung maupun tidak langsung.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi sosial agar mampu berkembang secara berkelanjutan sekaligus memperluas dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat.

Membangun Perubahan Bersama

IKEA Indonesia meyakini bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Dengan menyediakan akses terhadap berbagai solusi keberlanjutan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, perusahaan berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menciptakan manfaat bagi lingkungan dan sosial.

Ke depan, IKEA Indonesia akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelanggan, komunitas, UMKM, mitra usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menghadirkan lebih banyak inovasi dan solusi yang mendukung kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang.

Melalui kombinasi antara pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan kewirausahaan sosial, IKEA Indonesia berupaya menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen perusahaan, melainkan gerakan bersama yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.